PANGKALAN BUN – Program Tabungan Simpanan Masa Depan Pelajar ‘SIMPAJAR’, salah satu program Perusahaan Umum Daerah (Perumda ) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Marunting Sejahtera Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), semakin disambut antusia oleh puluhan kepela sekolah di pelosok Kelurahan dan Perdesaan di Kabupaten Kobar.
Karena kalau para pelajar tingkar SD, sudah rajin menabung manfaatnya luar biasa untuk masa depan, anak saat meneruskan pendidikannya kuliah di perguruan tinggi (PT).
“Bagus sekali program tabungan Simpajar itu, untuk melatih siswa belajar menabung buat masa depan, juga bisa sebagai modal pembangunan di Kabupaten Kobar,“ kata Kepala SDN 3 Baru Kelurahan Baru Kecamatan Arsel Kabupaten Kobar, Satiran, Selasa 9 Agustus 2022.
Menurut dia, jumlah murid SDN 3 Baru yang telah menjadi peserta Tabungan ‘Simpajar’ dari Kelas 1 sampai dengan kelas 6, tercatat sekitar 360 murid.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Amin Jaya Kecamatan Pangkalan Banteng Hadariansyah, mengatakan, atas nama pribadi dan sekolahnya sangat mendukung dan mengapresiasi dengan adanya program tabungan Simpajar, yang dientaskan oleh Bank BPR Marunting Sejahtera.
“Program tabungan Simpajar selain mendidik kebiasaan untuk menabung, misal anak diberi uang saku Rp 10 atau Rp 15 ribu, maka ditabungkan Rp 5 ribu, nah dari jumlah kecil kala uterus ditabungkan lama-lama jumlah uangnya jadi besar “, kata Hadariansyah.
Ia juga akan memberikan semangat kepada anak-anak untuk meningkatkan masuk sekolah dengan belajarnya akan lebih baik lagi. Dan disekolah SDN 1 Amin Jaya Kecamatan Pangkalan Banteng, murid yang menjadi peserta program Tabungan ‘Simpajar’ baru sekitar 240 murid.
Seraya menambahkan, dari dua Kepala Sekolah SD dengan perkataan yang sama, yakni mari kita sambut program Tabungan ‘Simpajar’, dan sudah saatnya para orangtua murid dan Kepala Sekolah SD lainnya untuk bersama-sama memanfaatkan Tabungan ‘Simpajar’, disekolahnya masing-masing.
Direktur Utama Perumda BPR Marunting Sejahtera, Didik Setiawan saat dikonfirmasi, membenarkan dua Sekolah SD tersebut sudah tercatat sebagai peserta program Tabungan Simpajar’.
“Karena sudah kebiasaan dari kelas 1 sampai kelas 6 menabung di Simpajar, uniknya lagi mereka sejumlah murid yang sudah lulus SD masih tetap terus menabung. Dan kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak khususnya para Kepala Sekolah, Guru dan Wali Murid atas dukungannya terhadap program kami Tabungan Simpajar,“ pungkas Didik Setiawan. (man)










