Temu Akbar, Salah Satu Upaya Pemprov Kalteng Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengadakan Temu Akbar UMKM Kabupaten/Kota Se Kalimantan Tengah Tahun 2022, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Minggu 28 Agustus 2022.

Dihadapan ribuan peserta, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengatakan, bahwa agenda besar Temu Akbar UMKM Se Kalteng sebagai salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka meningkatkan daya saing produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Pertemuan ini sekaligus mengembangkan sistem jaringan usaha bagi produk UMKM unggulan, melalui fasilitas kemitraan dan upaya digitalisasi UMKM untuk meningkatkan pemasaran produk Usaha Kecil dan Menengah sehingga UMKM Kalteng bisa naik kelas serta produk yang dipasarkan dapat mendunia.

“Pengembangan dan penguatan perekonomian masyarakat senantiasa menjadi fokus Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Se- Kalimantan Tengah, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Selaras dengan itu, meningkatkan produksi dan produktivitas Usaha Mikro Kecil Menengah, menjadi salah satu fokus yang harus dicapai sepanjang tahun sebagaimana tertuang dalam Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2021-2026.

Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah sebanyak 75.278 unit usaha di Provinsi Kalimantan Tengah, hal tersebut memerlukan kontribusi yang sinergis dari berbagai lembaga, seperti BUMN, perbankan, biro/agen jasa, dan lain-lain. Sinergitas antar lembaga ini diharapkan akan menuntun pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah, untuk membawa kebermanfaatan yang lebih luas, dan memberikan multiplier effect (efek berganda) untuk mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah naik kelas.

“Semoga acara hari ini menjadi satu pijakan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah, untuk meningkatkan jangkauan usaha dan membawa berbagai implikasi positif terhadap pertumbuhan perekonomian Daerah,” lugasnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pencerahan motivasi usaha, yang mendukung kesuksesan Usaha Mikro Kecil Menengah di daerah dengan mewujudkan Gerakan Bangga Buatan Indonesia. Sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo, Gerakan Bangga Buatan Indonesia Produk lokal harus digalakkan semakin massif, sehingga gairah masyarakat dalam membeli produk lokal kian bangkit, pertumbuhan ekonomi daerah meningkat, dan tentunya berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat yang turut meningkat.

baca juga ...  Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Seruyan Buka Sosialisasi Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

“Gerakan ini mencerminkan serangkaian upaya kita dalam memajukan bangsa, dengan mencintai produk-produk lokal dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Terlebih pada situasi Pandemi Covid-19, yang berdampak langsung pada kelangsungan Usaha Mikro Kecil Menengah,” tandasnya.

(hardi)

Bagikan:
Berita Populer