LAMANDAU – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra berharap bantuan pangan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya diberikan sesekali, tetapi bisa disalurkan secara rutin setiap bulan.
Harapan itu disampaikan Rizky di tengah upaya pemerintah membantu masyarakat yang terdampak karhutla di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.
“Harapannya, kegiatan ini terus ada setiap tahun. Mudah-mudahan kalau bisa setiap bulan, agar bantuan pangan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Rizky.
Menurutnya, keberlanjutan bantuan pangan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia juga berharap bencana karhutla segera berakhir sehingga warga bisa kembali menjalankan aktivitas seperti biasa.
“Mudah-mudahan bencana karhutla segera berakhir,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H Edy Pratowo mengatakan, Pemprov Kalteng telah menyiapkan 450.000 paket bantuan pangan bagi masyarakat terdampak karhutla di seluruh provinsi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.000 paket disiapkan untuk Kabupaten Lamandau.
Selain bantuan pangan, pemerintah provinsi menyiapkan pembagian masker N95/KN95, multivitamin, makanan ringan bergizi, serta layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Pemprov Kalteng juga menyebut telah menyalurkan 11,4 juta liter air bersih dan menyediakan lebih dari 150 rumah oksigen di seluruh kabupaten dan kota.
Meski berbagai bantuan telah disiapkan, harapan agar bantuan pangan diberikan setiap bulan masih perlu ditindaklanjuti dengan kepastian program, jadwal penyaluran, dan dukungan anggaran.
Kepastian tersebut penting agar bantuan tidak hanya menjadi respons sesaat terhadap karhutla, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan selama dampaknya masih dirasakan. (andre)








