SAMPIT – Agripina Prima Rahmanto Pamungkas atlet bulutangkis nasional ini menyoroti perkembangan olahraga badminton di Kabupaten Kotawaringin Timur masih berjalan stabil. Artinya butuh dorongan lagi agar lebih maju, terutama bagaimana menanamkan mental bertanding pada atlet.
“Di Kotim pemain lokalnya bagus-bagus, tapi Atletnya kadang kalau ketemu dengan yang dari luar daerah seperti pemain Jawa daya juangnya masih takut-takut, mentang-mentang lawannya dari jawa mentalnya down duluan. Harusnya tunjukkin aja kalau ada lawan dari luar kita lebih bagus,” Jelas Agripina, kepada media ini, Minggu 28 Agustus 2022.
Banyaknya klub bulutangkis di Kotim menurut anak dari pemain legendaris bulutangkis Indonesia Sigit Pamungkas ini mengungkapkan, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kotim juga harus lebih aktif menggelar even-even pertandingan guna meningkatkan kemampuan dan mental atlet.
“Bukan hanya banyak klub, namun bagaimana PBSI harus banyak aktif. Karena percuma banyak klub jika PBSI gak menaungi, entar klubnya seperti dianaktirikan,” katanya.
“Yang penting jika banyak klubnya PBSI lebih aktif, jadi atletnya turut semangat juga,” lanjutnya.
Mantan pasangan ganda Marcus Gideon ini juga menyarankan agar atlet Kotim juga harus berani menambah jam terbangnya, seperti mengikuti turnamen diluar daerah.
“Kalau mau maju jangan pingin jadi jago kandang, jam terbangnya dibanyakin, sparing-sparingnya juga dibanyakin, jadi tidak jadi juara di daerah sendiri doang, namun juga bisa kemana-mana,” ungkapnya
Berkaitan dengan fasilitas sarana olahraga, menurut Agripina di Kotim, khususnya kota Sampit sudah cukup baik. Terpenting bagaimana tekat dan kemauan keras dari atlet itu sendiri.
“Kalau untuk fasilitas itu tergantung atlet sendiri, jangan jadikan fasilitas lapangan sebagai alasan. Yang penting ada kemauan yang kuat dari atletnya, pasti PBSI bantu dengan fasilitas,” ujarnya.
“Tetapi percuma jika atletnya tidak ada kemauan, difasilitasi pun percuma juga, yang penting dari atletnya sendiri,” imbuhnya.
Agripina berharap, Kotim memiliki banyak pemain berbakat di olahraga bulutangkis, hal ini telah terlihat pada turnamen Bhayangkara Cup 2022.
Even-even seperti itu menurutnya harus terus dipertahankan, sehingga akan muncul pemain-pemain muda berbakat yang nantinya bisa menjadi atlet bulutangkis kebanggaan daerah. (ilm).











