Lajur Bagian Barat Jalan HM Arsyad Lebih Tinggi, Pengguna Jalan Was-Was saat Ingin Putar Balik

SAMPIT – Setelah proses perbaikan aspal beberapa waktu lalu, kondisi Jalan HM Arsyad Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dari Bundaran KB menuju Jalan Pelita menjadi lebih tinggi dibagian lajur barat daripada sisi bagian timur.

Salah satu pengguna jalan, Riska mengatakan ia beberapa kali was-was jika ingin putar balik karena kondisi aspal yang lebih tinggi sekitar 20 cm itu.

“Jika salah posisi berpijak bisa roboh, jadi harus ekstra hati-hati,” ujarnya, Jumat 5 Mei 2023.

Salah satu warga setempat Dika berharapkan jalan sebelahnya yaitu arah menuju Bundaran KB juga segera diaspal agar tingginya sama, karena cukup berbahaya saat masyarakat ini putar balik.

“Karena kondisi aspalnya miring, tak hanya motor, mobil juga kesulitan untuk putar balik, semoga cepat diaspal bagian sebelahnya,” ungkapnya.

Padahal diketahui bahwa pengasapalan di Jalan HM Arsyad menggunakan metode cemen treated recycling base (CTRB) yang mana menggunakan daur ulang bahan aspal lama dan tidak meninggikan jalan.

Namun saat ini terpantau setelah pengaspalan selesai kondisi Jalan hM Arsyad tetap semakin tinggi.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kotim, Mentana menjelaskan metode daur ulang CTRB meliputi lapisan aspal yang ada dikupas dan dimanfaatkan dengan dicampur batu serta semen, menggunakan alat khusus, setelah itu dilapis aspal lagi.

Teknologi ini lebih efektif untuk memperbaiki jalan tanpa meninggikan. Sepeti Jalan HM Arsyad yang posisinya sudah cukup tinggi, jika ditinggikan lagi maka kasihan bangunan warga akan lebih rendah dari jalan.

Metode ini dinilai efektif karena bahan yang ada bisa dimanfaatkan lagi atau didaur ulang dan hasilnya lebih kuat, serta waktunya juga relatif lebih efektif dan efisien.

baca juga ...  Bantah Pernyataan Biduan Sampit, MY Tunggu GS Melapor Polisi

“Untuk perbaikan Jalan HM Arsyad 2,4 kilometer akan menghabiskan biaya Rp10,4 miliar. Perbaikan dilakukan untuk satu lajur dulu karena menyesuaikan anggaran,” ucapnya pada 1 November 2022.

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!