Dewan Sebut Rice Milling Unit Bantu Para Petani di Kotim

SAMPIT – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Agus Seruyantara menyampaikan dengan pembangunan unit penggilingan padi modern atau rice milling unit modern pada tahun 2023 maka sangat membantu para petani.

“Artinya petani nantinya dapat memaksimalkan produktifitas pertanian di Kotim, tak lagi bergantung pada luar daerah” kata Seruyantara, Sabtu 13 Mei 2023.

Politisi PDIP ini mengungkapkan bahwa rencananya Rice milling unit akan dibangun tahun 2023. Pembangunan tersebut dilakukan di di Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit.

Selama ini padi dikirim keluar daerah untuk melanjutkan proses produksi menjadi beras dan dijual dengan harga tinggi.

“Sehingga kedepannya produksi padi di Kotim tak lagi bergantung pada luar daerah karena semakin maksimal hasil pertanian di daerah Kotim,” ungkapnya.

Ia mengatakan melalui pembangunan unit penggilingan padi modern ini, maka diharapkan gabah dari hasil produksi panen para petani lokal dapat memiliki nilai tambah.

“Kami harapkan melalui pembangunan rice milling unit dapat membawa pengaruh positif bagi perekonomian dan kesejahteraan dari masyarakat khususnya petani,” ujarnya.

Diketahui Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) membangun sebanyak dua unit penggilingan padi atau rice milling unit modern pada 2023.

Selain di Kotim, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yaitu di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau.

Untuk unit di Desa Pantik adalah rice milling unit (RMU) rice to rice (RTR), yakni dilengkapi mesin RTR kapasitas tiga ton per jam dan SILO atau penampung gabah kapasitas 1.000 ton.

Sedangkan di Desa Lempuyang adalah rice milling plant (RMP), dilengkapi mesin RMP kapasitas 3,5-4 ton per jam dan mesin dryer atau pengering gabah kapasitas 30 ton per jam. (Nardi).

baca juga ...  Babinsa Bersinergi Kawal Pendistribusian Operasi Pasar Gas LPG di Pahandut Sebrang
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!