SAMPIT – Setelah penambahan anggaran di APBD Perubahan 2023, salah satunya untuk perjalanan dinas Dewan Peewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim), mereka terus rutin tancap gas untuk melakukan perjalanan dinas.
Terpantau pada Kamis 19 Oktober 2023, kantor dewan tampak kembali sepi dan tidak ada aktivitas, hanya sejumlah staf Sekterariat DPRD Kotim yang terlihat.
Agenda perjalanan dinas makin gencar dilakukan sejak pembahasan APBD Perubahan 2023 diketok, pada Oktober hanya satu kegiatan paripurna yaitu pelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW), selebihnya mereka punya waktu luang untuk perjalanan dinas dalam daerah.
“Semua komisi kegiatan dinas luar, ada yang ke Lamandau dan lainnya kegiatan dinas dalam daerah saja,” kata salah satu Anggota DPRD Kotim, Kamis 19 Oktober 2023.
Bahkan sempat datang beberapa mahasiswa dari salah satu kampus di Sampit ingin menemui anggota dewan untuk mengantar surat, namun yang bersangkutan tidak hadir.
“Tadi suratnya di titip ke staf, karena anggota dewan yang kami cari tidak ada sedang dinas luar katanya,” kata mahasiswa tersebut.
Jika ada masyarakat yang ingin menemui anggota Dewan di kantor juga sulit, harus ada janji terlebih dahulu atau datang pada rapat paripurna, itupun tidak semua wakil rakyat itu hadir.
Diketahui kalangan wakil rakyat ini juga sudah menambah anggaran untuk kegiatan komisi-komisi melalui Sekretariat DPRD Kotim yang mengeluarkan anggaran besar.
Sekretaris DPRD Kotim Bima Ekawardhana menyampaikan pada APBD Murni 2023 dianggarkan Rp62,7 miliar dan dalam APBD Perubahan Rp65,9 miliar, bertambah sekitar Rp3,15 miliar.
Penambahan tersebut dipergunakan untuk penambahan biaya pengawasan urusan bidang pemerintahan dan hukum (Komisi I), urusan pemerintahan bidang perekonomian (Komisi II), urusan kesejahteraan rakyat (Komisi III), dan pengawasan bidang infrastruktur (Komisi IV).
“Serta sisanya untuk penambahan kekurangan pembayaran tunjangan daerah para ASN Sekretariat DPRD Kotim,” ujar Bima.
(Nardi)











