SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Dadang H Syamsu, menyoroti soal pelayanan di RSUD dr Murjani Sampit.
Hal itu setelah beberapa warga menyampaikan secara langsung kepada dirinya terkait pelayanan yang diberikan pihak RSUD dr Murjani Sampit, termasuk soal adanya perbedaan pelayanan peserta pendaftaran secara online dan secara langsung.
“Ada warga yang mempertanyakan Aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mobile bisa digunakan untuk pendaftaran dan lain-lain, dan bagaimana nasib mereka yang mendaftar melalui jalur manual (langsung) datang Jam 5 antri di lantai satu. Saat mereka di poly masing-masing untuk daftar ulang kembali, setelah itu mereka menunggu dokter datang, jam setengah 10 lewat dokter baru selesai memeriksa pasien rawat inap nya dan pelayanan untuk yang kontrol baru dimulai,” katanya, Jumat 10 November 2023.
Lebih lanjut ia menceritakan keluh kesah warga tersebut, tiba-tiba ada pasien yang baru datang jam 9 lansung dipanggil padahal peserta itu daftar ulang jauh sebelum orang yang pertama datang dan begitu seterusnya.
“Akhirnya warga itu inisiatif bertanya, dan pelayan menjawab bahwa mereka daftar nya online,” sebut Dadang.
“Terus bagaimana nasib yang daftar manual (langsung),” tanya anggota DPRD dari partai Amanat Nasional itu.
Lanjut Dadang menceritakan, ada juga pasien yang datang dari jam setengah 6 bahkan ada yang jam 5. Mereka daftar ulang jam setengah 8. Apakah harus menunggu yang daftar online habis dulu? Baru bisa mendapatkan pelayanan.
“Bagaimana dengan orang-orang yang gaptek, apakah harus dikalahkan dengan yang mahir tekhnologi. Tolong ini pak, kalo memang harus daftar via aplikasi kenapa tidak di wajibkan saja semua memakai Aplikasi. Tolong Beri solusi bagi yang tidak menggunakan aplikasi,” ujar Dadang menyampaikan pesan dari warga.
Dengan adanya curhat dari warga tersebut, anggota Komisi III DPRD Kotim itu meminta kepada management RSUD dr Murjani Sampit untuk segera memperbaiki pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
“Dalam hal ini, pihak management RSUD dr Murjani Sampit harus secepatnya mengidentifikasi dan mengurai masalah sampai kepada hal yang paling mendasar. Karena kita semua tahu rumah sakit kita ini juga merupakan salah satu rumah sakit rujukan di Kalimantan Tengah,” bebernya.
Sementara itu, berdasarkan data Berita Sampit buruknya pelayanan di RSUD dr Murjani Sampit tidak sejalan dengan pengembangan segala fasilitas pelayanan kesehatan yang ada. Sebab persoalan lamanya pelayanan dari setiap poli yang ada masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat.
(im)











