NANGA BULIK – Guna meminimalisir dampak bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau sosialisasikan pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Lamandau.
“Intensitas dan kompleksitas bencana saat ini telah menimbulkan korban jiwa, kerusakan dan kerugian yang besar, serta sangat mengganggu aktivitas masyarakat,” ungkap Lilis di Nanga Bulik, Jumat, 27 Oktober 2023.
Lilis mengatakan, bencana merupakan urusan semua pihak, penting bagi semuanya untuk bisa memahami risiko serta berbagai peran dan tanggung jawab untuk menekan, mengurangi, bahkan menghilangkan risiko bencana sebagai upaya pengurangan dampak bencana.
“Sesuai amanat peraturan pemerintah tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana yang mendorong dalam penyusunan rencana aksi daerah pengurangan risiko bencana, bahwa unsur forum ini meliputi unsur pemerintah daerah, non pemerintah, masyarakat dan lembaga usaha,” tuturnya.
Sementara itu Kepala BPBD Lamandau Hendikel menjelaskan, maksud dari kegiatan itu adalah untuk memberikan gambaran tentang forum yang merupakan sebuah wadah independen yang menyatukan berbagai organisasi pemangku kepentingan yang bergerak dan mendukung berbagai upaya pengurangan risiko bencana.
“Narasumber kita langsung dari Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Kalimantan Tengah dan Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Kalimantan Tengah,” tandasnya. (Andre)











