SAMPIT – Kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan barak enam pintu dan empat bangunan tedampak di Komplek Inhutani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
“Estimasi kerugian yang diderita korban kurang lebih Rp 300 juta, jumlah bangunan yang terbakar sebanyak 6 unit dan 4 unit bangunan lainnya terdampak,” beber Hery Wahyudi Kasi Ops Disdamkarmat Kotim, Selasa 2 Januari 2024.
Barak enam pintu dengan kontruksi kayu itu dihuni oleh enam kepala keluarga, dimana mereka tidak sempat menyelamatkan barang berharga karena api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan.
Vina salah satu korban menyebut bahwa api berasal dari suara ledakan dan api langsung menjalar ke bagian rumah lainnya sehingga ia bersama keluarga tidak sempat menyelamatkan barang-barang.
“Hanya pakaian di badan saja, sisanya hangus semua,” kata Vina.
Kebakaran itu beralamat di Jalan Biak, RT 30, RW 14, Kelurahan MB Hulu, Kecamatan MB Ketapang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.
Sementara itu, Wakil Bupati Kotim Irawati menyebut bahwa pihaknya telah melakukan pendataan kepada para korban dan akan memberikan bantuan berupa sembako.
Ia juga ke lokasi kebakaran saat proses pemadaman berlangsung untuk melakukan pemantauan bersama jajarannya guna memastikan pemadaman berlangsung aman.
(Jimmy)











