Masyarakat Diminta Waspadai Peredaran Uang Palsu Jelang Pemilu

SAMPIT – Kapolsek Ketapang Kompol Suyono meminta masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu menjelang pemilu tahun 2024.

Dirinya menekankan agar masyarakat dapat teliti saat bertransaksi uang tunai terutama pada pecahan Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu.

“Masyarakat harus waspada dalam bertransaksi, karena di Kotim, Sampit khususnya telah ditemukan peredaran uang palsu, masyarakat harus jeli dalam membedakan uang palsu dan asli,” ungkap Suyono, Selasa 16 Januari 2024.

Menurutnya warga yang menjadi korban uang palsu harus pro-aktif melaporkan kejadian itu kepada polisi agar peredarannya dapat ditekan dan dicegah.

“Masyarakat harus pro-aktif melaporkan uang palsu jika menemukan, segera hubungi polisi atau bank karena isu ini harus dibuktikan,” tegas Suyono.

Dirinya mengaku pihaknya telah mengimbau kepada seluruh warga Kotim untuk mewaspadai peredaran uang palsu yang kini diduga telah beredar.

“Kita sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait peredaran uang palsu yang beredar di awal dan di akhir tahun,” beber Suyono.

Dirinya juga mengaku telah memerintahkan anggotanya untuk memburu pelaku pengedar uang palsu yang meresahkan warga Kotim akhir-akhir ini.

Sebelumnya seorang karyawan toko roti di Jalan Ahmad Yani Sampit menjadi korban uang palsu pecahan Rp 50 ribu pada Kamis 11 Januari 2024 kemarin. (Jimmy)

baca juga ...  Tahun 2023, Calon Jemaah Haji Kota Palangka Raya Didominasi Lansia
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!