Oleh: Maman Wiharja (Wartawan Senior_beritasampit.com)
Plh. Sekda Kobar Juni Gultom mengatakan, Pemkab Kobar dalam dekade 2 tahun terakhir yang dijabat dua Bupati, masing-masing Anang Dirjo, MP. MM (Tahun 2022) dan Dr. Drs. H. Budi Santosa Suidarmadi, MSi, dalam mengembangkan dan memprogramkan pembangunan, telah berupaya dan terus berupaya melakukan berbagai terobosan.
Salah satunya dengan masuknya dua maskapai penerbangan yakni Citilink Air Bus A320 , yang Jumat 5 Januari 202 4 mulai beroperasi membawanpenumpang rute Pangkalan Bun-Jakarta/PP, dan sebentar lagi 16 Februari Pesawak Batik Air Bus A.320 berbadan lebar, siap melakukan aktivitasnya membawa para penumpang dari Pangkalan Bun-Surabaya, dan sebaliknya (pp) Surabaya-Pangkalan Bun.
Dikatakan Juni Gultom, Kabupaten Kobar salah satu Kabupaten di Provinsi Kalteng, yang letak biografisnya sangat strategis . Dan saat ini, seiring dengan jumlah penduduk semakin bertambah juga pembangunanya terus semakin meningkat.
Bahkan Kabupaten Kobar, di Provinsi Kalteng salah satu Kabupaten yang ‘Tidak Pernah Tidur’, karena memiliki Pelabuhan Laut (Panglima Utar-Kumai ), yang siang malam cukup ramai banyak disinggahi berbagai Kapal, baik Kapal Penumpang, Kapal Barang (Cargo), dan Kapal Nelayan.
“Termasuk dibulan-bulan tertentu juga Pelabuhan Panglima Utar Kumai, disinggahi sejumlah kapal pesiar mewah, seperti pada Sabtu, 28 Januari 2023 Kapal MS Ocean Odyssey berbendera Bahama, telah sandar di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, dengan membawa sekitar 123 wisatawan manca Negara yang akan berkunjung ke Taman Nsional Tanjung Putting dan sejumlah situs sejarah dan budaya di Kota Pangkalan Bun,“ ungkap Juni Gultom.
Seraya menambahkan, juga para wisatawan Nusantara yang banyak memanfaatkan transportasi udara/pesawat dari Jawa Timur, Tengah dan Jawa Barat serta DKI Jakarta, sering berdatangan untuk berkunjung ke obyek wisata yang telah mendunia, yakni Taman Nasional Tanjung Putingdi Kumai. Termasuk puluhan investor perkebunan Kelapa Sawit dan pengusaha lainnya, sudah banyak memadati Kabupaten Kobar. Untuk melancarkan bisnisnya, tentunya mereka sangat memerlukan angkutan transortasi yang cepat, seperti melui penerbngan dengan pesawat.
Maka, lanjut Juni Gultom, maksud dan tujuan Pemkab Kobar berjuang mendatangkan maskapai penerbangan, tiada lain untuk mengembangkan perekonomian daerah, sekaligus memudahkan akses masyarakat menggunakan jasa transportasi udara.
“Dan Pangkalan Bun juga termasuk sebagai kota industr di Kalteng, diharapkan kedepannya Kabupaten Kobar menjadi master city Surabaya sehingga perputaran ekonomi, perputaran uang antar pulau melalui sarana transportasi pesawat udara akan mampu mendongkrak investasi di seluruh sektor pembangunan,” ujar Juni Gultom.
Juni Gultom menambahkan, juga kemudahan transportasi udara yang telah ada di Kabupaten Kobar diharapkan pula bisa memberikan multiplier effect terhadap peningkatan pariwisata, industri, pertanian, perkebunan termasuk masyarakat yang berkecimpung di bidang jasa, dan usaha perdagangan.
“Dan Pemkab Kobar, mengucapkan terimakasih yang tidak terhingga khususnya kepada Yang Terhormat, jajaran DPRD Kabupaten Kob, juga kepada dinas Perhubungan, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Iskandar Pangkalan Bun, yang sebelumnya bersama-sama aktif mendorong, mendukung dan membantu beri masukan dalam rapat koordinasi terkait untuk mencari maskapai penerbangan sampai membuahkan hasil yang luar biasa,” ucap Juni Gultom.
“Semoga dengan layanan baru dari maskapai Batik Air memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Kobar, dan terima kasih atas dukungan Forkopimda, terutama kepada bapak Pj Bupati yang tak henti-hentinya memberikan motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik. Juga kepada Tokoh Masyarakat dan para insan pers yang selama ini yang selama ini telah banyak mendukung dan membantu memberikan motivasi kepada Pemkab Kobar, untuk berbuat yang terbaik, demi masyarakat,” tutupJuni Gultom. (SELESAI)











