Uang Palsu Marak Beredar di Sampit, Dua Kali Sasar Warung Bakso

SAMPIT – Uang palsu masih marak beredar di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kali ini menyasar warung bakso di sekitar Bundaran Balanga Sampit.

Linda penjual bakso yang di Jalan Jendral Sudirman Km 2.5 itu mengaku sudah dua kali dalam bulan april ini mendapati uang palsu Rp100 ribu dan Rp50 ribu.

Uang palsu yang diterimanya dari pembeli itu, disadarinya saat melakukan belanja di pasar, saat di tolak oleh pedagang.

“Saat kita belanja di pasar, jadi kita yang malu. Padahal uang itu di pake orang beli bakso,” ujar Linda, Kamis 18 April 2024.

Pengalaman yang dialaminya dua kali itu, cukup jadi pelajaran baginya untuk hati-hati saat bertransaksi lagi kedepanya.

“Itu cukup jadi belajaran buat kita, saat orang bayar harus di cek lag, memang kertasnya udah beda cuman kita tidak sadar aja,” lanjutnya.

Baru-baru ini juga terjadi beberapa kali di sampit dengan korban yang berbeda-beda. Atas hal itu, Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Besrom Purba mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat melakukan transaksi dengan uang tunai.

Dicek benar-benar dan pastikan uang yang diterima bukan uang palsu pastikan uang itu uang asli agar terhindar dari peredaran uang palsu.

“Saya minta kepada masyarakat ketika melakukan transaksi menggunakan uang tunai, dicek kembali uang tersebut dan pastikan uang itu asli,” jelas Besrom.

(Ibra)

baca juga ...  Forum Sekda se-Kalteng Dilaksanakan di Kotim Bahas Tranformasi Sistem Kerja
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!