SAMPIT – Siswa SDS Bina Bangsa 02 menampilkan tarian dalam acara pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin 22 April 2024.
Koordinator Yayasan Wilmar Bina Bangsa Siti Wahyuni menyampaikan SDS Bina Bangsa 02 diminta langsung oleh Dinas Pendidikan Kotim menjadi pembuka tari karena untuk beberapa tahun seni tari mereka selalu menjadi juara untuk tingkat kabupaten hingga provinsi.
Kepala SDS Bina Bangsa 02 Hery Permana berharap agar mereka bisa meraih juara kembali baik tingkat kabupaten maupun provinsi.
“Yang tampil menari yaitu siswa kelas 5, selain itu kami juga berpartisipasi mengikuti lomba O2SN cabang atletik, pencak silat, dan FLS2N seni tari dan vokal solo,” ungkapnya.
Lama persiapan penari sekitar satu pekan, tarian ini merupakan gambaran yang merefleksikan budaya gotong royong Suku Dayak Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam semangat suka cita baik anak laki-laki maupun perempuan Suku Dayak pasca panen padi
“Dimana padi yang telah matang dan telah dipisahkan menjadi bulir-bulir ditumpuk secara tradisional,” ujarnya.
Tarian ini menggambarkan rasa bersyukurnya pamalan di dalam menikmati setiap limpahan berkat yang telah diberikan oleh Hatalla.
Adapun alat-alat malan yang digunakan pamalan untuk berladang pada umumnya adalah tanggui layah sebagai penyeka dari panas terik matahari, halu atau penumbuk padi, lisung atau tempat menumbuk padi, nyiru atau penampi beras dan pelundu tempat bulir padi.
Pesan moral yang ingin disampaikan dalam tarian ini adalah agar kita selalu tetap menjaga dan melestarikan khasanah seni budaya serta adat istiadat budaya hidup gotong royong sejak kecil. (Nardi)










