SAMPIT – Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati mengaku miris dengan beredarnya di media sosial video syur yang dilakukan oleh diduga pelajar dari Kota Sampit.
“Saat ini sedang heboh beredarnya video syur dilakukan anak dibawah umur usia diduga pelajar Sampit, kita semua tentunya sangat miris dengan kejadian ini,” kata Irawati, Senin 29 April 2024.
Ia menyampaikan sudah membentuk tim untuk menindaklanjuti video syur tersebut dan sangat tidak pantas dilakukan oleh perempuan yang masih usia sekolah.
Jangan sampai hal itu terjadi lagi, merupakan aib untuk dirinya sendiri, keluarga dan sekolah bahkan Kabupaten Kotim.
Irawati yang sering ikut dalam kegiatan razia malam ini beberapa kali mendapatkan anak dibawah umur usia pelajar yang tertangkap berbuat senonoh dan melanggar hukum.
“Maka dari itu anak-anak harus menjaga diri dan menjauhkan dari perilaku negatif, mengisi kegiatan dengan hal bermanfaat,” ungkapnya.
Namun tidak semua anak terjebak dalam hal buruk, dengan bimbingan yang baik dari orangtua, guru dan lingkungan serta diberikan ilmu agama yang kuat sekitar maka ia yakin putra-putri Kotim mampu memiliki masa depan yang cerah.
“Didikan yang baik dan orangtua dan guru, serta ilmu agama sangat penting diberikan sehari-hari agar menjadi anak yang baik berakhlak berbakti pada orang tua, hingga nantinya nantinya bisa maju meraih mimpi di masa depan,” pungkasnya. (Nardi)











