DPKP Kotim Akan Periksa Hewan Kurban untuk Memastikan Keadaan Sehat dan Layak Kosumsi

SAMPIT – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Endrayatno menyampaikan akan melakukan pemeriksaan antemortem kepada hewan kurban.

Pemeriksaan antemortem ialah pemeriksaan kesehatan hewan potong sebelum disembelih, yang dilakukan oleh petugas pemeriksa berwenang.

“Tempat dilakukannya pemeriksaan antemortem ini adalah di kandang penampung dan dilakukan sebelum hewan dipotong, seminggu sebelum hari H Iduladha,” kata Endra, Selasa 4 Juni 2024.

Ia menyampaikan secara pantauan untuk saat ini kondisi hewan kurban sehat dan kayak di sembelih, tanggal 10 Juni akan dilakukan pemeriksaan ke sejumkah penampungan hewan kurban, diperiksa satu persatu, yang tidak layak akan ditandai.

“Pemeriksaan itu dilihat secara fisik, gerak tubuh, kesehatannya secara umum dengan tim yang dikerahkan sebanyak 24 orang tersebar di kecamatan,” ungkapnya.

Ia menyampaikan sebanyak 90 persen hewan kurban yang tersedia di Kotim adalah dari luar daerah. Diperkirakan ada sekitar 2300 ekor sapi dan kambing sekitar 600 sampai 700 ekor.

Secara kasat mata ia melihat ada peningkatan jumlah hewan kurban yang diperlukan di Kotim, karena secara harga tidak semahal tahun lalu dan tahun lalu juga ada penyakit virus yang mengenai hewan kurban.

“Tahun ini harga relatif murah dan tidak ada virus yang tersebar, arus lalu lintas juga lancar sehingga pasokan hewan kurban memang meningkat,” ungkapnya.

Saat hari H, lanjutnya, juga dilakukan pemeriksaan Post Mortem ialah pemeriksaan kesehatan jeroan dan karkas setelah disembelih yang dilakukan oleh petugas pemeriksa berwenang.

Nantinya bidang peternakan akan bekerjasama dengan pengelola masjid atau pemantau penyembelihan hewan karena tidak bisa mengawasi satu persatu area penyembelihan disaat waktu yang bersamaan saat hari H Idul Adha.

baca juga ...  Suasana Pasar PPM Sampit yang Diserbu Warga Jelang Lebaran

“Dengan titik yang tesebar itu, kita bekerja sama dengan pihak-pihak lain untuk melihat jika ketemu yang tidak sesuai maka bisa segera menghubungi petugas,” ungkapnya.

(nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!