Pasar Induk Nanga Bulik Sepi, Pedagang Harapkan Solusi dari Pemkab

NANGA BULIK – Pasar Induk Nanga Bulik yang dulunya ramai kini tampak sepi, meninggalkan para pedagang dalam kegundahan dan ketidakpastian.

Sayuti (60), salah satu pedagang yang telah berjualan sejak pasar ini pertama kali dibuka, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kondisi pasar yang terus menurun.

“Kondisi pasar sangat memprihatinkan, sepinya pengunjung membuat kami kesulitan mencari nafkah. Satu pembeli saja sehari sudah membuat saya lega, karena mencari untung saat ini sudah hampir mustahil,” keluh Sayuti. Minggu 16 Juni 2024.

Kekhawatiran Sayuti dan pedagang lainnya semakin bertambah dengan beredarnya isu bahwa pasar lama akan dibuka kembali. Isu ini menambah keresahan mereka yang kini hanya mengandalkan pelanggan tetap.

“Saya berjualan ini hanya mengharapkan dari pedagang tetap saja, untuk kunjungan pembeli sendiri tidak pernah saya berharap,”tambahnya.

Sudah enam bulan terakhir, Pasar Induk Nanga Bulik mengalami penurunan drastis dalam jumlah pengunjung. Para pedagang berharap adanya perhatian dan solusi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk mengatasi masalah ini.

Mereka berharap Pemkab dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar dan memastikan kelangsungan usaha para pedagang.

Tanpa adanya langkah nyata, para pedagang khawatir masa depan mereka akan semakin suram. Mereka berharap situasi ini segera mendapatkan perhatian serius dari pihak berwenang demi kelangsungan hidup dan kesejahteraan mereka.

(Andre)

baca juga ...  Inisiasi Jumat Berkah, Polsek Bulik Salurkan Bansos Kepada Warga Terdampak Banjir
Bagikan:
Berita Populer