PALANGKA RAYA – Parin, warga Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, tercatat sebagai pemilih tertua di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah dengan usia 106 tahun.
Hal ini diketahui saat anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah, Wawan Wiraatmaja, ikut hadir mendampingi petugas Pantarlih yang melakukan pencoklitan di kediaman Parin, Minggu 30 Juni 2024.
Wawan mengungkapkan bahwa Parin merupakan veteran perang kemerdekaan yang pernah bertugas di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. “Dulu pakai senapan dum-duman,” kata Wawan, mengutip pernyataan Parin.
Parin lahir di Tulungagung pada tahun 1918 dan pindah ke Banjarmasin sebelum kemerdekaan Indonesia. Parin menikah dengan Musrikah, yang juga berasal dari Tulungagung, pada awal masa kemerdekaan. Pasangan ini dikaruniai 7 anak, 25 cucu, dan 24 cicit.
Pada tahun 1982, setelah pensiun dari perusahaan karet, Parin dan istrinya pindah ke Palangka Raya. Tiga tahun kemudian, mereka menetap di Tangkiling dan kini menjadi warga Kelurahan Tumbang Tahai.
Menurut Wawan, Parin masih terlihat sehat dan kuat. “Bahkan masih bisa mengendarai motor sendiri, Honda Grand Impressa,” tambahnya.
Namun, beberapa bulan lalu, Parin sempat tersesat saat mengendarai motor, sehingga keluarganya terpaksa mengempeskan ban motornya untuk mencegah hal serupa terulang.
Wawan mencatat bahwa kartu keluarga Parin tercetak pada 2016, sementara KTP-nya masih versi 2013 dan belum elektronik. Akibatnya, nama Parin tidak tercantum dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari Kemendagri.
Untuk itu, Wawan meminta petugas untuk membantu proses perekaman KTP elektronik untuk Parin.
“Bisa dengan mendatangkan petugas bila memungkinkan atau dengan membawa mereka berdua ke kecamatan atau kelurahan untuk perekaman KTP elektronik,” kata Wawan.
Pada Pemilu 14 Februari 2024, Parin dan istrinya telah terdaftar sebagai pemilih berkat upaya Pantarlih KPU. Mereka memilih di TPS yang berlokasi tidak jauh dari kediaman mereka di Jalan Sidomulyo, RT 003, RW 002.
Pasangan ini mengaku selalu memilih Partai Golkar sejak era Orde Baru dan masih mengingat Presiden Soeharto.
Wawan berharap keluarga parin selalu diberikan kesehatan dan kembali ikut berpartisipasi dalam Pilkada 2024 nantinya.
“Semoga Pak Parin dan istri beliau selalu diberi kesehatan oleh Allah SWT. Amin,” harap Wawan.
(syauqi)











