PALANGKA RAYA – Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo, mengatakan bahwa transparansi dan tata kelola yang baik sangat penting dalam penggunaan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Masyarakat, terutama orang tua murid, sering kali tidak memahami mengapa beberapa sekolah menarik BPP sementara sekolah lain tidak,” ujar Reza, Senin 1 Juli 2024.
Dikatakan Reza, pola pikir harus ditingkatkan dan ditambahkan, jangan hanya berpikir sebagai kepala sekolah. Tetapi juga harus memahami sudut pandang orang tua murid.
“Standarisasi tata kelola untuk memastikan keadilan dan transparansi dalam penggunaan dana pendidikan,” sebutnya.
Reza menjelaskan bahwa untuk meningkatkan transparansi, pihaknya telah memperkenalkan aplikasi Pena Berkah. “Dimana orang tua dan masyarakat umum dapat melihat penggunaan dana BOS di setiap sekolah,” imbuhnya.
“Ini adalah salah satu upaya kita untuk membuka informasi terkait penggunaan dana BOS,” sambungnya.
Selain itu, Reza juga menjelaskan bahwa keterbukaan harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kesalahpahaman di masyarakat.
“Kita lakukan tata kelola yang baik untuk terkait sumber daya manusianya,” jelasnya.
Reza menegaskan penggunaan dana BOS harus diarahkan lebih baik, mencakup pengeluaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan siswa.
“Pentingnya menghentikan sementara pemungutan sumbangan atau pungutan dalam bentuk apapun di sekolah untuk memastikan pengelolaan yang baik. Semua kebutuhan sekolah yang tidak tercover dalam dana BOS bisa dimasukkan ke dalam dana BOS dan dijelaskan dalam surat edaran,” terangnga.
Plt Kadisdik Kalteng juga mengusulkan untuk mengklasifikasikan sekolah berdasarkan kemampuan untuk memungut BPP.
“Sekolah dengan jumlah siswa di bawah 1000 mungkin tidak perlu memungut BPP karena sudah tercover oleh dana BOS.
Dijelasnya, langkah tersebut diambil untuk memastikan bahwa tidak ada standar ganda dalam kebijakan pemungutan BPP di sekolah-sekolah di Kalteng.
“Melalui tata kelola yang baik, diharapkan sekolah-sekolah dapat menggunakan dana BOS dan BPP dengan lebih efisien dan transparan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng,” pungkas Reza.
(Sya’ban)











