22 Tahun Usia Katingan, Dewan Sebut Banyak Infrastruktur yang Belum Salesai Dibenahi

KASONGAN – Kabupaten Katingan sudah menginjak usia 22 tahun, meskipun memasuki usia dewasa, namun dinilai masih banyak persoalan infrastruktur jalan yang belum selesai dibenahi.

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Katingan Rudy Hartono.

“Ribuan warga di wilayah selatan Katingan masih terisolasi dan belum terhubung. Karena belum terhubung, masyarakat harus menggunakan jalur sungai jika hendak ke kota Kasongan yang membutuhkan waktu cukup lama,” kata Rudy Hartono, Minggu 13 Juli 2024.

Selain itu kata Rudi, kondisi itu tentunya akan berdampak pada perekonomian masyarakat yang tinggal di sana. Ditambah lagi, biaya perjalanan yang cukup mahal saat hendak melakukan perjalanan.

“Saya berharap agar kepala daerah yang terpilih di periode kepemimpinan berikutnya bisa berupaya memperjuangkannya,” katanya.

Menurutnya, jika di ruas jalan menuju ke selatan bisa terkoneksi dan terbuka tentunya akan berdampak untuk kesejahteraan masyarakat.

“Selama ini potensi hasil pertanian di wilayah selatan itu sangat melimpah. Bahkan, wilayah Kecamatan Katingan Kuala dan Mendawai menjadi lumbung padi terbesar ke tiga setelah Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau,” jelasnya.

Ia menjelaskan, bahwa mayoritas para petani saat ini malah menjual hasil panennya ke daerah luar, karena banyak berdatangan menggunakan kapal lewat laut untuk membeli hasil panen masyarakat.

“Potensi ini yang sangat disayangkan. Maka, jangan sampai karena jalan yang belum terhubung, justru hasil pertanian malah di jual ke luar daerah,”pungkasnya.

(Bitro)

baca juga ...  Selama Ramadan, Pemilik Rumah Makan Diminta Pasang Tirai
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!