Camat Telawang Imbau Masyarakat Cegah Karhutla

SAMPIT – Camat Telawang, Deddy Jauhari, mengimbau masyarakat setempat untuk cegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), di wilayah Kecamatan Telawang.

Karhutla adalah fenomena di mana area hutan terbakar secara alami atau karena aktivitas manusia. Hal tersebut bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk cuaca panas, kekeringan, dan pembukaan lahan untuk pertanian atau perkebunan.

Pencegahan karhutla melibatkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan, pembatasan pembakaran lahan, dan upaya untuk meningkatkan kesadaran serta pendidikan masyarakat tentang risiko dan dampak kebakaran hutan.

Ia menuturkan bahwa pihaknya dan stakeholder terkait telah meningkatkan kewaspadaan dengan mengambil langkah-langkah preventif guna mengurangi resiko terjadinya karhutla.

“Langkah ini diambil sebagai upaya untuk melindungi lingkungan, mencegah kerugian ekonomi, dan menjaga kesehatan masyarakat,” ujar Deddy, Sabtu 17 Agustus 2024, saat diwawancarai Berita Sampit, usai Upacara Peringatan HUT ke-79 RI, di Kantor Kecamatan Telawang.

Ia mengatakan bahwa bahaya yang ditimbulkan oleh karhutla sangat besar, termasuk dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan, dan ekonomi.

“Kebakaran hutan dan lahan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang luas, polusi udara yang berbahaya bagi kesehatan, serta kerugian ekonomi yang signifikan,” imbuhnya.

Deddy mengungkapan bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi potensi Karhutla sangatlah besar. Ia maka dari itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengecah Karhutla.

“Sinergi yang baik, diharapkan adalah upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla secara lebih efisien dan terkoordinasi,” pungkasnya.

(Sya’ban)

baca juga ...  Pedagang di Nur Mentaya Mengeluh Ada Pungutan, Camat Baamang Akan Koordinasi Dengan Dinas Terkait
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!