Teknisi Videotron Ditemukan Meninggal di Depan Kantor BPKDP Lamandau

NANGA BULIK – Seorang teknisi videotron, Afandi (40), ditemukan meninggal dunia di depan Kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lamandau, Senin 7 Oktober 2024 pagi.

Korban yang merupakan pekerja kontraktor asal Surabaya tersebut diduga meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Kapolres Lamandau, AKBP Bronto Budiyono, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan penemuan mayat sekitar pukul 07.00 WIB.

Setelah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau indikasi keracunan pada tubuh korban.

“Kami tidak menemukan tanda kekerasan fisik atau keracunan seperti busa di mulut. Dari identifikasi di TKP, ditemukan banyak obat-obatan dalam tas korban, termasuk obat untuk penyakit lambung dan hipertensi,” ujar Kapolres.

Barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian antara lain obat Antasida Doen (obat maag), Furosemide (untuk hipertensi), Isosorbide Dinitrate (untuk sakit dada), serta sirup Antasida dan Bodrex.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diduga memiliki penyakit bawaan seperti gangguan lambung dan jantung.

Penjaga kantor BKD, Jainolah, yang pertama kali menemukan korban, mengira Afandi hanya tertidur di kursi tamu depan aula pelayanan pajak BKD.

Saksi sempat mencoba membangunkan korban berkali-kali sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB, namun korban tetap tidak bergerak. Setelah memastikan korban tak bernyawa, Jainolah segera melapor ke pihak kepolisian.

Pj Bupati Lamandau, Said Salim, juga sempat hadir di lokasi kejadian. Beliau menyampaikan rasa belasungkawa dan menjelaskan bahwa tidak ada indikasi kriminalitas dalam kasus ini. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Lamandau untuk visum.

“Kami sudah melakukan penanganan bersama Polres Lamandau, dan sejauh ini tidak ada indikasi mencurigakan yang mengarah ke tindak kriminal. Semoga penjelasan lebih lanjut dari pihak rumah sakit bisa memberikan kejelasan terkait penyebab kematian,” ujarnya.

baca juga ...  Berikut Harga Emas Batangan dan Emas Perhiasan di Sampit Per 1 Desember 2018

Jenazah Afandi pun akan segera dipulangkan ke kampung halamannya di Sidoarjo setelah seluruh proses pemeriksaan selesai.

(andre)

Bagikan:
Berita Populer