NANGA BULIK – Sebagai langkah untuk memperkuat keamanan siber, Pemerintah Kabupaten Lamandau telah menghadiri Launching CSIRT (Computer Security Incident Response Team) Bersama Tahun 2024 yang digelar oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Kamis, 10 Oktober 2024, di Aula BSSN, Sawangan, Depok.
PJ Bupati Lamandau, Said Salim, menyampaikan bahwa pembentukan CSIRT atau Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di Kabupaten Lamandau adalah langkah strategis untuk menjaga keamanan sistem informasi pemerintahan.
“Kami berharap, dengan terbentuknya CSIRT/TTIS di Lamandau, kewaspadaan terhadap ancaman siber dapat meningkat, sehingga lingkungan informasi yang aman bisa terwujud. Hal ini penting agar pelayanan publik di Lamandau tidak terganggu oleh insiden siber,” ujar Said Salim. Sabtu, 12 Oktober 2024.
Arahan untuk membentuk CSIRT juga sesuai dengan instruksi Gubernur Kalimantan Tengah, yang mendorong setiap kabupaten/kota di provinsi tersebut untuk segera merespons ancaman siber yang semakin kompleks. Melalui sinergi antara BSSN dan pemerintah daerah, diharapkan keamanan siber di Lamandau bisa lebih terjaga.
“Kami berterima kasih kepada BSSN atas dukungan dan kerjasamanya dalam membentuk CSIRT ini. Dengan antisipasi yang tepat, kami yakin akan mampu menghadapi tantangan keamanan siber ke depan,” pungkas Pj. Bupati Lamandau.
Pembentukan CSIRT di Kabupaten Lamandau ini merupakan bagian dari agenda nasional yang bertujuan menciptakan sistem manajemen insiden siber yang lebih terorganisir dan efisien, demi melindungi data dan layanan publik dari ancaman siber.
(andre)











