PALANGKA RAYA – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya nomor urut 1, Rojikinnor-Vina Panduwinata memaparkan visi-misi beserta 46 program unggulan dalam debat publik publik perdana, di Hotel Bahalap, Minggu 3 November 2024.
Rojikinnor menyampaikan visi “Palangka Raya yang Cantik, Masyarakat Sehat dan Cerdas, serta Pelayanan yang Berkualitas” Visi tersebut sebagai komitmen untuk menjadikan Kota Palangka Raya yang unggul dan berdaya saing tinggi.
“Ada 46 program yang kami canangkan diantaranya memperbaiki kualitas layanan pendidikan dan kesehatan,” ujar Rojikinnor.
Program tersebut prioritas tersebut mencakup pemberian tunjangan daerah untuk para guru dan tenaga kesehatan, serta tunjangan transportasi khusus untuk yang bertugas di kelurahan terpencil.
Di sektor infrastruktur, pasangan ini berkomitmen memperbaiki jalan dan sistem drainase dan fasilitas publik lainnya, baik sekunder maupun primer.
Sementara untuk pengembangan ekonomi, mereka akan meluncurkan program kredit tanpa agunan bagi UMKM dengan jaminan dari Pemerintah Kota.
Pasangan ini juga akan memperkuat balai latihan kerja sebagai cara untuk meningkatkan keterampilan angkatan kerja sekaligus mendorong investasi untuk membuka peluang kerja dan usaha.
“Kami juga akan membangun pasar digital melalui aplikasi ‘Sekota’ untuk memudahkan layanan di bidang perdagangan dan dunia usaha,” tambah Rojikinnor.
Sementara calon Wakil Wali Kota, Vina Panduwinata, putri asli Palangka Raya, menekankan komitmennya dalam program kesehatan yang terintegrasi.
“Jaminan kesehatan menjadi prioritas kami. Setiap warga berhak mendapatkan layanan kesehatan yang layak dengan program kesehatan yang terintegrasi. Kami akan memastikan masyarakat Palangka Raya mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik tanpa harus terbebani secara finansial,” tegas Vina.
Selain itu, pihaknya juga berjanji akan kembalikan tunjangan daerah bagi para guru dari tingkat PAUD hingga SMP dan memberikan beasiswa hingga S3 kepada putra dan putri Kota Palangka Raya.
Pasangan ini juga berjanji akan meningkatkan kualitas di sektor olahraga melalui perbaikan fasilitas dan pembinaan klub sepak bola.
“Kami juga akan fokus pada pengetasan pengangguran melalui pelatihan dan pemberdayaan masyarakat. Kami akan menciptakan lebih banyak peluang kerja serta mendorong keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” pungkas Vina.
(Syauqi)











