PALANGKA RAYA – Kondisi Asrama Mahasiswa Kotawaringin Timur (Kotim) di Kota Palangka Raya terus menjadi sorotan.
Salah satu bangunan, yaitu Asrama Putra 1, mengalami kerusakan parah dan minim perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kotim.
Asrama mahasiswa Kotim di Palangka Raya terdiri dari empat bangunan yang tersebar di berbagai lokasi, yaitu tiga untuk putra dan satu untuk putri.
Namun, Asrama Putra 1 yang berlokasi di Kompleks Universitas Palangka Raya (UPR) berada dalam kondisi paling memprihatinkan.
Atap genteng yang bocor hingga rembes saat hujan gerimis, serta kusen jendela yang rusak, menjadi potret buruknya kondisi bangunan tersebut.
Lokasi asrama yang berdiri di atas lahan sewa milik UPR juga menjadi kendala dalam rencana perbaikan atau pembangunan ulang.
Sempat beredar kabar bahwa Pemkab Kotim akan melakukan pembangunan besar-besaran untuk mengintegrasikan beberapa asrama, namun hingga kini rencana tersebut belum terealisasi.
Dari sisi organisasi, Ikatan Pelajar Mahasiswa Kotawaringin Timur (IPMK) Palangka Raya telah berupaya menyampaikan aspirasi mahasiswa.
Pada 2023, pengurus IPMK melakukan audiensi dengan Bupati Kotim. Namun, sejumlah poin penting, termasuk pengadaan inventaris kesekretariatan organisasi, belum mendapatkan tindak lanjut.
Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, mengakui bahwa kondisi keuangan daerah menjadi kendala utama dalam penganggaran perbaikan asrama.
“Memang benar, saat pembahasan kemarin, belum bisa dianggarkan karena kondisi keuangan yang tidak memadai. Karena itu, kami meminta kepada kawan-kawan mahasiswa untuk tetap bersabar dan semangat. Semoga pada 2025 ada pertumbuhan positif dari sisi pendapatan, sehingga pembahasan berikutnya bisa mengalokasikan anggaran untuk perbaikan,” ujar Dadang saat dihubungi Berita Sampit, Selasa 12 Desember 2024.
Mahasiswa Kotim di Palangka Raya berharap agar pemerintah daerah dapat segera merealisasikan rencana perbaikan fasilitas asrama.
Kondisi yang ada saat ini dinilai tidak hanya menghambat kenyamanan, tetapi juga memengaruhi semangat belajar mereka.
(Sya’ban)











