SAMPIT – Warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MB Ketapang), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengeluhkan terhentinya aliran air PDAM sejak Rabu 16 September 2026 siang. Kondisi tersebut membuat sejumlah aktivitas rumah tangga warga terganggu.
Salah seorang warga Jalan Kaca Piring, Isya Mahnur, mengatakan air di rumahnya tidak mengalir sejak sekitar pukul 11.00 WIB.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup menyulitkan karena air merupakan kebutuhan utama untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari mandi hingga mencuci peralatan rumah tangga.
“Sejak siang air tidak mengalir. Jadi banyak aktivitas yang tidak bisa dilakukan, seperti cuci piring dan mandi,” kata Isya.
Ia berharap perbaikan dapat segera diselesaikan sehingga distribusi air kepada masyarakat kembali normal.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang disampaikan melalui media sosial InfoPDAMKotim, gangguan distribusi air tersebut terjadi akibat adanya kebocoran pipa berukuran 24 inci di Jalan Kembali.
Dalam pengumuman tersebut disebutkan, untuk sementara waktu akan terjadi gangguan distribusi air hingga mengalami kondisi mati total di wilayah terdampak.
“Sehubungan dengan adanya kebocoran pipa 24 inci di Jalan Kembali, maka untuk sementara akan terjadi gangguan distribusi air mati total, sejak pukul 11.00 WIB hingga selesai, dengan wilayah terdampak Mentawa Baru Ketapang,” demikian informasi yang disampaikan.
Pihak PDAM juga mengimbau pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air secukupnya sebagai persediaan selama proses pekerjaan berlangsung.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air secukupnya sebagai persediaan selama pekerjaan berlangsung,” lanjut pengumuman tersebut.
Adapun sejumlah wilayah yang terdampak gangguan distribusi air di antaranya Jalan Metro TV, Jalan Juanda, Jalan Iskandar, Jalan DI Panjaitan, Jalan Kopi Selatan serta Jalan Suprapto dan wilayah di Kecamatan MB Ketapang lainnya.
Atas gangguan tersebut, pihak PDAM menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan serta mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama masyarakat selama proses perbaikan berlangsung.
Dari pantauan di lokasi, hingga pukul 21.00 WIB, sejumlah mobil dari teknisi Perumdam PDAM Sampit masih ada di lokasi beserta teknisi yang sedang bekerja untuk memperbaiki.
(Jimmy)











