PULANG PISAU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Kantan Atas, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, terjadi di tengah kondisi lahan yang kering dan minim sumber air. Kondisi tersebut menjadi perhatian Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa’i, saat melakukan pemantauan langsung di lokasi, Selasa 22 September 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulang Pisau, Adief Swandaru, beserta jajaran. Dari hasil pemantauan, kondisi kekeringan terlihat pada sejumlah saluran air di sekitar lokasi, termasuk sungai primer dan sekunder yang mengalami kekeringan.
Bupati H. Ahmad Rifa’i mengatakan, salah satu kendala utama dalam penanganan kebakaran di kawasan tersebut adalah terbatasnya sumber air. Kondisi itu membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit ketika api muncul di lahan masyarakat.
“Kendala paling besar kita adalah titik sumber air,” kata Rifa’i saat berada di lokasi kebakaran.
Ia menyebut, lahan yang terbakar di kawasan tersebut sebagian merupakan kebun milik masyarakat yang telah produktif, termasuk kebun kelapa sawit. Karena itu, keberadaan sarana penyediaan air dinilai penting tidak hanya untuk kebutuhan masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kebakaran lahan.
Rifa’i juga mengingatkan pentingnya mempertimbangkan ketersediaan sumber air sejak awal ketika masyarakat membuka atau mengembangkan kawasan perkebunan. Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah pembangunan sumur bor di lokasi yang memiliki kebutuhan penanganan kebakaran.
Menurutnya, ketersediaan sumber air di sekitar kawasan perkebunan akan membantu mempercepat penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran, terutama ketika kondisi sungai dan saluran air mengalami kekeringan seperti yang terjadi saat ini.
Pemkab Pulang Pisau selanjutnya akan melihat kebutuhan sarana air di kawasan tersebut agar penanganan karhutla tidak hanya bergantung pada upaya pemadaman ketika api sudah muncul, tetapi juga ditopang kesiapan infrastruktur sumber air di wilayah rawan kebakaran. (denny)










