KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan pemanfaatan perhutanan sosial yang produktif sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Langkah strategis ini direalisasikan melalui peninjauan langsung Bupati Seruyan ke lokasi Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Tumbang Manjul pada Senin 26 Oktober 2026.
Kunjungan tersebut difokuskan pada rencana pengembangan komoditas nilam di wilayah setempat. Pemerintah daerah juga mengecek kesiapan persemaian nilam yang saat ini telah memiliki kapasitas mencapai 100.000 bibit siap tanam.
Tanaman nilam dipilih karena merupakan salah satu komoditas penghasil minyak atsiri yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar global. Budidaya ini akan diterapkan menggunakan sistem agroforestri di bawah tegakan pohon dalam kawasan LPHD agar ekosistem hutan tetap terjaga.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bupati turut memantau kondisi fisik kawasan Hutan Desa serta infrastruktur jalan yang menjadi jalur mobilitas warga. Hal ini dilakukan guna memastikan akses pendukung kegiatan ekonomi masyarakat setempat memadai.
Usai melakukan peninjauan kawasan, Bupati menyimak pemaparan komprehensif terkait teknik budidaya dan karakteristik tanaman nilam. Inisiatif ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi produktif bagi masyarakat Seruyan melalui pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.
Pengembangan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, dinas teknis terkait, serta pemerintah desa. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat tanpa harus mengorbankan fungsi ekologis hutan di Seruyan Hulu.
(ASY)











