KUALA PEMBUANG – Personel gabungan Polres Seruyan menggelar kegiatan strong point dan patroli antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sekitar kawasan Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Kegiatan preventif ini dilaksanakan pada Sabtu 29 Oktober 2026 untuk mendeteksi potensi ancaman kebakaran di wilayah tersebut.
Operasi lapangan ini dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan melibatkan personel yang telah diploting oleh Wakapolres Seruyan, Kompol Syaifullah. Fokus utama patroli adalah menyisir titik-titik rawan yang memiliki potensi tinggi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan kondisi lingkungan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang muncul. Strategi penempatan personel melalui kegiatan strong point juga menjadi kunci untuk memperkuat kesiapsiagaan kepolisian di lapangan.
Kasi Humas Polres Seruyan, Aipda Ronny, membenarkan adanya kegiatan patroli gabungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemantauan di area yang rawan Karhutla akan terus dilakukan sebagai bentuk deteksi dini.
“Benar, personel Polres Seruyan melaksanakan strong point dan patroli di sejumlah kawasan sekitar Kuala Pembuang yang memiliki potensi Karhutla. Kegiatan ini merupakan langkah pencegahan dan deteksi dini agar potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti,” ujar Aipda Ronny.
Polres Seruyan kini terus mengoptimalkan pengawasan wilayah sebagai bagian dari upaya penanganan serta mitigasi bencana kebakaran. Selain melakukan patroli aktif, pihak kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kepolisian setempat meminta partisipasi aktif warga untuk turut menjaga kelestarian lingkungan. Masyarakat diminta untuk segera melapor kepada petugas terdekat apabila menemukan adanya indikasi titik api atau aktivitas yang mencurigakan di sekitar kawasan hutan dan lahan.
(ASY)











