Baru Sempat Bernapas Lega, Asap Karhutla Kembali Kepung Palangka Raya

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Asap tipis akibat karhutla menyelimuti kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, terlihat dari Jalan Yos Sudarso, Selasa sore, 3 November 2026.

PALANGKA RAYA – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali muncul di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa, 3 November 2026.

Warga Palangka Raya, Mulia Gumi, mengatakan asap kembali muncul setelah sehari sebelumnya udara terasa lebih segar usai hujan.

“Ya, memang asap kembali muncul hari ini, padahal kemarin nyaman menghirup udara segar akibat hujan,” ujarnya saat dihubungi Berita Sampit melalui WhatsApp, Selasa sore.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi karhutla sekaligus menindak tegas pelaku pembakaran lahan agar bencana tersebut tidak terus berulang.

“Kami berharap pemerintah segera bisa mengatasi dan menindak pelaku pembakar lahan ini, agar betul-betul bencana ini hilang,” katanya.

Mulia juga berharap kabut asap tidak kembali separah yang terjadi sepanjang Oktober lalu. Saat itu, kondisi langit sempat menguning dan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Ya, semoga saja asap betul-betul hilang dan tidak lagi seperti bulan Oktober kemarin yang sampai langit menguning, aktivitas masyarakat terganggu,” ungkapnya.

Menurutnya, karhutla berkepanjangan juga dapat melumpuhkan perekonomian, termasuk sektor penerbangan dan UMKM.

“Kalau bencana ini keterusan, saya kira perekonomian juga ikut lumpuh, bandara tidak bisa terbang, UMKM terdampak, dan banyak hal lainnya, sangat mengganggu,” tegasnya.

Untuk diketahui, Sementara itu, berdasarkan data BMKG, PM2.5 di Palangka Raya pada Selasa, pukul 16.00 WIB tercatat sebesar 194,2 µg/m³, dengan kategori tidak sehat.

(Sya’ban)

baca juga ...  Empat Anak Binaan LPKA Palangka Raya Terima Remisi Hari Anak Nasional
Bagikan:
Berita Populer