Bupati Kotim Dorong Topi Rotan Lubuk Bunter Jadi Suvenir Khas Sampit

NARDI/BERITASAMPIT - Bupati Kotim Halikinnor mengenakan topi kerajinan dari rotan.

SAMPIT – Kerajinan topi berbahan rotan hasil karya perajin Desa Lubuk Bunter, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendapat perhatian Bupati Kotim Halikinnor. Produk kerajinan tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi sumber penghasilan masyarakat sekaligus suvenir khas daerah.

Halikinnor mengaku terkejut sekaligus mengapresiasi pemberian topi rotan yang diterimanya dari salah seorang warga setempat saat kunjungan ke Cempaga. Menurutnya, hasil kerajinan tersebut memiliki kualitas pengerjaan yang cukup baik dengan bentuk dan tampilan menarik.

Dia berharap keterampilan membuat topi rotan itu dapat ditularkan kepada masyarakat lainnya sehingga semakin banyak warga yang memiliki kemampuan menghasilkan produk kerajinan bernilai ekonomi.

“Terima kasih serta apresiasi kepada beliau karena buatannya halus dan bagus. Mudah-mudahan keterampilan ini bisa ditularkan kepada yang lain dan menjadi sumber usaha,” ujarnya, Kamis 5 November 2026.

Halikinnor menilai, potensi bahan baku rotan lokal yang tersedia di wilayah Kotim dapat menjadi modal untuk mengembangkan kerajinan tersebut. Terlebih jika produk dibuat dengan desain yang lebih variatif dan memiliki ciri khas tersendiri.

Dia juga membuka peluang agar Dinas Koperasi dan UKM memberikan pendampingan kepada perajin, terutama dalam pengembangan desain dan pemasaran produk.

Bahkan, Halikinnor membayangkan topi rotan tersebut dapat dipasarkan sebagai oleh-oleh khas Sampit, termasuk melalui gerai suvenir di bandara.

“Kalau desainnya bagus, bisa menjadi semacam suvenir. Misalnya dipasarkan di bandara dengan beberapa model. Orang yang datang atau berangkat dari Sampit bisa membeli topi rotan ini sebagai oleh-oleh,” tuturnya.

Dia berharap kerajinan lokal seperti itu tidak hanya menjadi produk keterampilan masyarakat, tetapi juga berkembang menjadi peluang usaha yang mampu meningkatkan pendapatan warga. (nardi)

baca juga ...  Titik Panas Kotim Bergeser ke Wilayah Rawa Gambut-Pesisir, Tertinggi Kecamatan Seranau dan Pulau Hanaut
Bagikan:
Berita Populer