Editor : Irfan
PALANGKA RAYA – Pendidikan Kepamongprajaan merupakan salah satu pendidikan yang displin dan mempunyai karakter tersendiri. Sehingga lulusan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri yang disingkat IPDN ini mempunyai karakter.
Selain itu, Lembaga Pendidikan Tinggi Kedinasan dalam lingkungan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tersebut bertujuan mempersiapkan kader pemerintah, baik di tingkat daerah maupun di tingkat pusat.
“Diharapkan dalam suasana kekeluargaan alumni IPDN yang berhimpun dalam IKAPTK dapat menangkal isu-isu yang menyebabkan terpecah belahnya rasa persaudaraan, kekeluargaan atau yang menyebabkan hilangnya rasa kenegaraan,” ucap Wakil Gubernur Kalteng Habib H Said Ismail usai mengukuhkan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPP IKAPTK) Provinsi Kalteng, Rabu (23/1/2019) di Aula Eka Hapakat lantai 3 Kantor Gubernur Kalteng.
Lanjut Wagub Kalteng, bahwa saat ini adalah era tekhnologi dan semua bidang bergerak untuk beradaptasi secara digitalisasi. Salah satu hal yang cukup memprihatinkan saat ini adalah beredarnya hoax (berita bohong) yang dapat menimbulkan dampak negatif. Oleh karena itu, dia berharap agar khususnya para lulusan IPDN yang tergabung dalam DPP IKAPTK Provinsi Kalteng dapat menangkal dan menanggulangi jika ada berita hoax yang beredar.
Selain itu tentunya sudah menjadi kewajiban bagi alumni IPDN yang tergabung dalam DPP IKAPTK agar memberikan kontribusi dimanapun dia ditempatkan sebagai wujud dari pengabdian kepada bangsa dan negara serta turut serta berkontribusi mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik.
(apr/beritasampit.co.id)












