Dua Cucu Balita Diserang DBD, Sang Kakek Langsung Panggil Tim Foogging

Editor : Maulana Kawit

PANGKALAN BUN – Serangan nyamuk demam berdarah dengue (DBD) yang mengakbiatkan dua balita terpaksa masuk Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Rabu malam (27/2/2019),

Kedua balita tersebut bernama Muhammad Riziq (3) dan Salsa Agustina Marma (6bulan) hal ini diketahui usai Zaenal Abidin sang kakek bersama istrinya menengok kedua cucunya dalam keadaan suhu badan meningkat panas.

“Saya langsung bawa kedua cucu kerumah sakit, ketika diperiksa kata dokter sudah ada gejala diserang penyakit DBD. Beruntung kedua cucu saya cepat dibawa kerumah sakit,” ujar Zaenal yang juga salah seorang ASN di Dinas Pariwisata Kabupaten Kobar.

Menurut Zaenal karena takut serangan DBD menjalar kepada tetangga lainnya, dirinya-berinisiatif menghubungi Puskesmas untuk mendatangkan petugas Foogging (semprot nyamuk).

“Saya salut Pak, kepada Dinas dan Puskesmas Madurejo, begitu dilaporkan, ada dua balita terkena penyakit DBD petugas fogging langsung bereaksi menyemprotkan obat nyamuk dilingkungan rumah warga RT 15 Kelurahan Madurejo,” ungkap Zaenal Abidin.

Terpisah Jamin Ginting Kepala Bidang Pencegahan dan pengendalian Penyakit (P2P), saat dikonfirmasi beritasampit.co.id Kamis (28/2/2019), membenarkan telah memerintahkan petugas fogging.

“ Pak Zaenal Abidin warga RT 15 Kelurahan Madurejo, perlu di contoh untuk warga masyarakat lainnya, apabila ada anak-anak balita atau dewasa maupun tua terkena gejala serangan penyakit DBD, harus segera kedokter atau ke Puskesmas terdekat,” ujar Jamin Ginting.

Bahkan lanjut Jamin Ginting masyarakat pun boleh langsung melaporkan untuk minta lingkungan rumahnya di fooging seperti yang telah dilakukan Zaenal Abidin.

(Man/Beritasampit.co.id).

baca juga ...  Penerbangan di Bandara Kuala Pembuang Sepi
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!