KUALA KURUN – Banjir luapan air beberapa sungai di Kabupaten Gunung Mas mengakibatkan aktivitas masyarakat ikut terganggu. Belum dapat dipastikan berapa total kerugian yang dialami masyatakat.
“Banjir membuat kegiatan perekonomian masyarakat tidak dapat berjalan normal,” tegas Bupati Gunung Mas, Arton S. Dohong, Rabu (1/5/2019).
Selaku kepala daerah, dirinya meminta semua kepala desa membuat laporan terkait kondisi terkimi hingga kerusakan yang disebabkan banjir.
“Laporan itu disampaikan kepada pihak BPBD Gunung Mas untuk kemudian dilakukan pendataan oleh pemerintah wilayah mana saja yang paling diprioritaskan mendapat bantuan,” katanya.
Berdasarkan data yang dikumpulkan, nantinya masyarakat terdampak banjir bakal menerima bantuan.
“Setidaknya untuk meringankan beban masyarakat yang terkena musibah,” tukasnya.
Selain itu, pihaknya juga bakal membentuk posko siaga bencana banjir dibeberapa wilayah paling terdampak.
“Data itu harus benar-benar valid dan merupakan korban banjir,” pungkasnya.
(adn/beritasampit.co.id)












