Tongkang Dilarang Lewat Jembatan Ini, Kebijakan Sementara Setelah Fender Jembatan Kalahien Ditabrak

BUNTOK- kecelakaan kapal tongkang yang mengaku batu bara yang menabrak tiang pengaman Jembatan Kalahien mendapatkan perhatian serius pemerintah daerah dengan membuat kebijakan pengamanan hingga tidak terjadi lagi.

Untuk diketahui tiang pengaman (fender) Jembatan Kalahien Kecamatan Dusun Selatan (Dusel) Kabupaten (Barsel) roboh akibat ditubruk kapal tongkang ‘Indo Jaya Trans Samudera 3006′. yang bermuatan batu bara, dengan kapasitas muatan 754,542 metrik ton milik PT Asmin Baronang sekitar pukul 05.10 WIB (dini hari) Selasa (30/4/2019).

Imbasnya seluruh kapal tongkang yang bermuatan batubara, dilarang melintasi perairan DAS Barito wilayah barsel untuk sementara waktu.

Kebijakan larangan tersebut hingga menunggu proses penyelesaian dengan pihak pemilik kapal tongkang batubara dengan Kementerian PUPR.

“Jembatan Kalahien merupakan ranahnya Kementerian PUPR cabangnya PUPR di Provinsi oleh sebab itu untuk sementara waktu, Kapal tongkang ‘Indo Trans 30006′ bersama dengan toung boat (penarik kapal tongkang) TB ITS bernama lambung ‘Diamond' tetap kita tahan untuk sementara waktu,”kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Barsel Daud Danda kepada beritasampit.co.id saat ditemui di TKP Rabu (1/5/2019).

Dikatakan Daud Danda, ditahannya kapal tongkang batubara ‘Indo Jaya Trans Samudera 3006′ bersama toung boat TB ITS ‘Diamond' hanya sementara waktu saja yakni untuk mensafetykan jangan sampai terjadi.

Adanya, permasalahan-permasalahan yang baru misalkan selaku pemilik tongkang tidak bertanggung jawab akan permasalahan ini.

Maka, kapal tongkang bersama toung boatnya kita tahan untuk sementara waktu dan tidak boleh beroperasi seperti sedia kala.

Begitu pula, kapal-kapal tongkang yang lainnya dilarang melintasi Jembatan Kalahien perairan DAS Barito wilayah Barsel.

Kitapun telah, mengintruksikan kepada seluruh Kepala UPTD Dishub Barsel diwilayah Kecamatan perairan barito seperti, UPTD Dishub Kecamatan Dusun Selatan, Dusun Utara, Mangkatip dan Jenamas.

baca juga ...  Perangkat Daerah Harus Beri Dukungan Pelaksanaan Tugas PPK, PPS Serta KPPS di Katingan

“Untuk melarang, seluruh kapal tongkang yang melintasi di perairan barsel sementara waktu sebelum permasalahan ini selesai “katanya.

Dijelaskan Daud Danda, dengan kejadian ini kedepan untuk Safety Jembatan Kalahien perlu dan harus ada Asist di jembatan kalahien tersebut.

Oleh sebab itu, dalam waktu dekat ini Dishub Barsel akan membuat regulasi asist jembatan kalahien.

Karena dalam kejadian ini, yang kena sanksi adalah Kabupaten Barsel sendiri. Oleh sebab itu, kita akan bergerak cepat untuk membuat asist jembatan kalahien itu.

“Peruntukan pembuatan asist jembatan kalahien tersebut, untuk mengantisipasi pengamanan kecelakaan. Kita juga akan mengerahkan, komado bagi semua kapal tongkang yang melintas di jembatan kalahien,”terangnya.

Terkait pembuatan asist jembatan kata Daud Danda, pihaknya akan bekerjasama dengan pihak Perusahaan Daerah (Perusda) setempat termasuk juga bekerjasama dengan pihak Provinsi Kalteng apabila mereka berkeinginan dalam kerjasama ini.

“Apabila pembuatan asist jembatan kalahien telah terlaksana, otomatis pula akan berimbas pada peningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Barsel,”tuturnya.

Menurut Daud Danda, dari keterangan Kapten Kapal Toung Boat TB. ITS Diamond bernama lambung Edi Susanto tertabraknya fender jembatan kalahien tersebut dikarenakan pada saat itu arus perairan sungai barito sangat deras.

Sehingga kapal, tidak dapat dikendalikan dan kapal tongkang Indo Jaya Trans Samudera 30006 yang pada saat itu bermuatan batu bara seketika menabrak fender jembatan kalahien.

Yang mengakibatkan, tiang fender jembatan mengalami kerusakan sangat parah.

“Kita tidak mau tahu, alasan apapun terjadinya tabrakan tersebut intinya kita tetap meminta pertanggung jawaban mereka dalam hal perbaikan fender jembatan kalahien,”tegas Daud Danda.

Lebih lanjut Daud Danda menambahkan, adapun perkiraan total perbaikan fender jembatan tersebut diatas 5 miliar. Namun untuk secara riil, jumlah keseluruhannya akan dihitung oleh pihak PUPR.

baca juga ...  Gaji Honorer Diterima Triwulan, Ini Reaksi DPRD Gunung Mas

“Akan tetapi, kalau hanya sebagian besar saja yang digali kedalam untuk dipasang kembali perkiraan besaran biayannya diatas 1 miliar,”ungkapnya.

“Sedangkan, untuk kondisi jembatan kalahien masih aman dilalui bagi pengendara roda dua dan empat. Karena yang rusak, hanya fender pengaman,”pungkas Daud Danda. (ded/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!