Diguyur Hujan Seharian, Sampit Dikepung Banjir

    SAMPIT – Banjir lagi… Banjir lagi…. Kalimat itulah yang terlontar dari sejumlah warga Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur. Hujan yang mengguyur sejak dini hari hingga sore, benar-benar membuat kota ini seakan dikepung banjir.

    Sebagian masyarakat meluapkan keresahan itu melalui jejaring sosial seperti BlackBerry Messenger, Facebook, dan lainnya. Bahkan tidak sedikit yang sengaja memasang foto merek atau anggota keluarga mereka yang sedang memindahkan perabotan agar tidak merendam air yang sudah masuk ke dalam rumah.

    Hujan deras yang cukup lama tersebut sejak Sabtu (11/4) malam hingga Minggu (12/4) sore, membuat sejumlah ruas Kota Sampit dan sekitarnya dikepung banjir. Tidak hanya rumah warga, jalan-jalan protokol juga tidak luput dari rendaman banjir.

    Pantauan beritasampit.com, banjir terjadi hampir di setiap sudut kota, seperti kawasan Jalan Achmad Yani, HM Arsyad dan bahkan Jalan Tjilik Riwut, juga digenangi air. Pemukiman penduduk seperti wilayah jalur Ki Hajar Dewantara juga dikepung banjir dengan ketinggian air hingga mencapai lutut orang dewasa.

    “Dari semalam hujan, rumah kami sudah digenangi air sejak pagi. Gak tau lagi harus apa, ya pasrah aja,” kata Erza (35), salah seorang warga Jalan Kihajar Dewantara.
    Hal yang sama juga diutarakan Sukirman (46). Menurutnya peristiwa ini semestinya cepat ditanggapi oleh pemerintah daerah. “Dari dulu, semestinya Pemkab sudah bergerak cepat melakukan pembersihan drainase jalan yang tersumbat, baik oleh sampah maupun benda lainnya,” ujar Sukirman.

    Untuk diketahui, penyebab banjir sebetulnya sudah jelas, yakni akibat drainase mengalami pendangkalan dan penyumbatan di sejumlah titik. Jadi salah satu penanganannya adalah memperdalam dan membuka drainase yang tersumbat. Pemkab setempat diminta untuk bisa mengatasi hal ini secepatnya, sehingga tidak adalagi masalah banjir di Kota Sampit saat hujan melanda.

    Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Kotim HM Taufiq Mukri pernah mengungkapkan bahwa penanganan banjir di dalam Kota Sampit akan diprioritaskan tahun ini. Berbagai proyek dengan dana miliaran rupiah disiapkan guna mengatasi masalah tahunan tersebut.

    Bahkan, Pemkab sendiri akan membangun sodetan tepat di bawah median jalan seperti jalan A. Yani yang langsung menuju Sungai Mentaya. “Banjir yang sering melanda Kota Sampit dan sekitarnya akan menjadi perhatian serius dan penangannya akan diprioritaskan oleh pemerintah daerah tahun 2015,” ungkapnya. (raf/120415/beritasampit.com)