Dua Nyawa Melayang Akibat DBD, Dimana ?

SAMPIT – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dr. Faisal Novendra Cahyono menyampaikan bahwa wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang disebarkan nyamuk Aedes Aegipty, dalam kurun waktu 4 bulan belakangan telah terdata 51 kasus yang ditangani oleh mereka 2 diataranya yakni pada bulan Oktober lalu.

Serangan DBD tersebut telah menyerang salah satu Perusahan Besar Swasta (PBS), yang berada di Kecamatan Cempaga. Akan tetapi Faisal tidak mau membeberkan PBS nama PBS tersebut dan lokasinya secara rinci.

“Dibulan Juli ada 3 kasus, Agustus 18 kasus, September 18 kasus, dan Oktober terjadi penurunan menjadi 12 kasus DBD. Dibulan Oktober lalu sudah ada 2 orang korban jiwa atas penyakit tersebut, kalau tidak salah di perusahan dareah kecamatan Cempaga” ujar Faisal, Rabu (01/11/2017).

Kemudian dirinya menghimbau memasuki bulan November ini, agar kasus DBD tidak meningkat dan korban jiwa tidak terulang kembali baik itu di pemukiman rakyat maupun perusahan, yakni dengan cara melakukan penyehatan lingkungan.

Selain itu juga pihak Dinas Kesehatan akan tetap melakukan gerakan penyehatan lingkungan terutama di daerah endemis. Misalnya dengan melakukan pemberantasan terhadap sarang nyamuk aedes aegipty sebagai pemicu utama penyebar penyakit meatikan tersebut.

“Cara sederhana yakni bersihkan lingkungan sekitar, jangan sampai ada genangan air dan pakai lotion anti nyamuk,” jelasnya. (fzl/beritasampit.co.id)

FOTO: dr. Faisal Novendra Cahyono

baca juga ...  Polisi Gagalkan Sabu 1,3 Kilogram Tujuan Sampit dan Palangka Raya
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!