SAMPIT- Pelabuhan yang direncanakan sebagai pelabuhan barang dan penumpang yang teletak di Desa Pelangsian Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sampai sekarang tidak berfungsi.
Pantauaan beritasampit.co.id dilapangan, terlihat keadaan pelabuhan seperti tidak terawat, bahkan bangunan yang menelan dana APBD miliaran rupiah tersebut banyak dijadikan masyarakat sekitar sebagai tempat tongkrongan saja.
Menaggapi hal tersebut, Kepada Desa Pelangsian, Darmansyah, Rabu (16/05/2018) saat beritasampit.co.id jumpai di Kantornya menyampaikan rasa kecewannya Kepada Pemerintah Daerah kabupaten kotim terutama pihak terkait yakni Dinas Perhubungan (DISHUB).
Darmansyah mengeluhkan pelabuhan yang ada di desanya tersebut tidak berfungsi sampai saat ini.
“Saya sebagai kepala Desa Pelangsian sangat kecewa, kenapa Pelabuhan yang dibangun menghabiskan dana sekitar 30 miliar sampai saat ini tidak difungsikan” Ucapnya.
Untuk diketahui, pelabuhan Desa Pelangsian sebenarnya telah rampung pembangunanya pada tahun 2015 lalu. Namun ternyata sampai memasuki pertengahan tahun 2018 pelabuhan yang diproyeksikan ssbagai motor penggerak ekonomi Desa Pelangsian tersebut nampa belum ada aktivitas sama sekali.
Padahl, pada akhirnya tahun 2017 lalu, Bupati Kotim H Supian Hadi telah meninjau kedaan pelabuhan dan menjanjikan akan mengoperasikanya pada tahun 2018 ini.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui apa penyebab dan molornya pengoperasian pelabuhan penumpang dan barang tersebut.
(fly/beritasampit.co.id)











