Editor : Maulana Kawit
PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah akan segera membangun pasar dengan konsep tradisional yang terintegrasi dengan kawasan wisata Water Front City (WFC).
Rencananya pasar tersebut dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektar, yang merupakan lahan hibah Hak Guna Bangunan (HGB) PT Korindo Ariabima Sari.
“Setelah status lahan tersebut bisa diselesaikan, dalam waktu dekat Pemkab Kobar akan membangun pasar dengan konsep tradisional yang bisa dijadikan sebagai lokasi wisata dan terintegrasi dengan kawasan Water Front City,” kata Bupati Hj Nurhidayah usai Penyerahan lahan eks mess PT Korindo Ariabima Sari tersebut secara simbolis dilakukan di ruang rapat kantor Bupati Kobar, Selasa (05/03/2019).

Menurut Bupati, rencana pembangunan pasar tradisional ini mengingat kondisi terkini di sekitar kawasan Mendawai dan sekitarnya kurang representatif.
Dengan keberadaan pasar yang baru tersebut, orang nomor satu di Bumi Marunting Batu Aji itu berharap kedepannya akan menumbuhkan titk-titik perekonomian baru, demi menunjang perekonomian masyarakat sekitar.
“Kedepan aset lahan ini akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk menunjang kegiatan perekonomian masyarakat, lokasi eks mess ini akan dibangun pasar dengan konsep tradisional,” ungkapnya.
Penyerahan lahan HGB milik PT Korindo Ariabima Sari, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama yang dilakukan oleh Bupati Kobar Hj Nurhidayah, dengan Kim Young Un Direktur PT Korindo Aria Bima Pangkalan Bun, disaksikan beberapa kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kobar.
(Man/Beritasampit.co.id).












