PANGKALAN BUN-Seorang ibu bernama Siska (25), asal Jember, Jawa Timur dengan memboyong 3 orang anak ditemukan terdampar di sebuah Kios Pasar Indrasari, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019).
Ibu yang diketahui dalam kondisi hamil 8 bulan tersebut, sebelumnya tinggal di Pembuang Hulu, Kabupaten Seruyan bersama suaminya bernama Sultan Arifin (35).
Namun, sejak bulan November 2018, suaminya tersebut berpamitan ke Kota Pangkalan Bun untuk menemui seorang bosnya. Akan tetapi tidak kunjung pulang dan tanpa kabar hingga ia bersama ketiga anaknya menyusul ke Pangkalan Bun.
“Setelah sampai di Pangkalan Bun, saya lupa lagi alamat suami saya. Akhirnya saya nginap diemperan kios-kios Pasar Indrasari,” tutur Siska, saat dibincangi wartawan beritasampit.co.id saat di Rumah Singgah Dinas Sosial Kabupaten Kobar, Rabu (8/5/2019).
Sementara itu, Anggota Satpol PP Kotawaringin Barat bernamma Badawi membenarkan informasi tersebut. Bahwa seorang ibu dalam kondiai hamil dengan membawa anaknya telah dievakuasi dan dimintai keterangan yang bersangkutan.
“Setelah diperiksa di kantor Satpol PP, Siska dan 3 anaknya masing-masing, Galih 10 tahun, Galang 9 tahun dan paling kecil Naya 11 bulan dievakuasi dan ditampung di Rumah Singgah Dinas Sosial Kabupaten Kobar kemudian ditampung dirumah singgah,” jelas Badawi.
Rafiatun, Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Dinsos Kobar mengatakan, ibu bersama ketiga anaknya tersebut saat ini berada dalam penanganan pihaknya.
“Saat ini perempuan tersebut berada dalam pengawasan dan penanganan kami, sambil menunggu informasi selanjutnya dari keluarga suaminya. Tapi kalau engga ada sampai 3 atau 4 hari, Siska bersama ketiga anaknya akan di kembalikan ke Pembuang Hulu,” ungkap Rafiatun.
(man/beritasampit.co.id)












