Harga Emas Melonjak, Minat Beli Masyarakat Tetap Tinggi

Cha/BS - Suasana transaksi jual beli emas di salah satu toko emas yang berada di Pusat Perbelajaan Mentaya (PPM) Sampit, Senin 10 Februari 2020.

SAMPIT – Harga logam mulia, emas hampir dua bulan belakangan ini mengalami kenaikan yang luar biasa, meski demikian hal itu tidak menyurutkan minat beli masyarakat Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang cenderung mengalami peningkatan.

Sani, seorang pedang emas di pertokoan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit mengatakan, bahwa masih tingginya harga emas ini kemungkinan akibat belum stabilnya harga emas dunia.

“Saya kagum minat beli masyarakat disini masih tinggi, ini tidak seperti biasanya kalau harga emas naik masyarakat mengambil kesempatan menjualnya kembali, tapi malah kebalikannya masih banyak yang beli,” ungkap Sani, Senin 10 Februari 2020.

BACA JUGA:   Gedung Walet Warga Dijebol Maling, Padahal Baru Dibeli

Sementara itu, meski harga emas masih berada di level tertinggi, namun masyarakat yang bermain di investasi emas masih yakini emas akan naik kembali, hingga mereka berani mengambil resiko untuk investasi.

“Biasanya kalau kondisi pasar emas seperti saat ini naik, saya pasti akan jual, tapi sementara ini saya tahan dulu, sebab kemungkinan harga emas akan naik lagi,” kata Rizky, warga Kecamatan Ketapang yang gemar berinvestasi emas.

BACA JUGA:   Beredar Foto Rudini Tampak Akrab dengan Tokoh Birokrat Kalteng

Sekedar diketahui, untuk harga emas perhiasan saat ini seperti jenis 999 atau emas Amerika harganya masih berkisar antara 690 ribu sampai 700 ribu per gram, sedangkan emas 750 atau emas putih sekitar 630 ribu per gram.

Kemudian, harga emas jenis 700 atau emas Singapur masih bertahan di harga 540 ribu, emas 420 dengan harga 350 ribu dan emas 375 mencapai 325 ribu per gram.

(Cha/beritasampit.co.id)