Ribuan Warga Muara Teweh Berkumpul di Kawasan Banjir Untuk Ini

MUARA TEWEH – Imbauan pemerintah untuk tidak berkumpul atau berkerumun disatu tempat untuk menghindari wabah virus corona (covid-19), ternyata tidak berlaku bagi sebagian warga di kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut).

Pasalnya banjir yang melanda kota ini menarik minat warga untuk berkumpul, bahkan ribuan warga ini memenuhi beberapa titik genangan untuk mandi dan bermain air.

“Ini anak saya katanya pengen mandi banjir. Rencananya sama suami juga ke daerah Water Fron City,” kata Siti Aminah, seorang warga yang dibincangi Berita Sampit, Minggu 12 April 2020 sore.

Ia mengakui sebenarnya malas untuk keluar rumah. Namun untuk memenuhi keinginan dan desakan anak semata wayangnya, ditambah sudah beberapa hari tidak pernah keluar, dengan sedikit ragu terpaksa menuruti permintaan untuk bermain air di kawasan banjir.

“Pasti was-was lah. Tapi namanya anak, apalagi dia juga libur sekolahnya, ya sekali-kali lah, sambil refresing,” imbuhnya.

Pantauan Berita Sampit, dari beberapa tempat yang dilanda banjir, kawasan samping Water Front City di Jalan Panglima Batur Muara Teweh, menjadi tempat yang menjadi favorit warga.

Terlihat ribuan warga dari berbagai usia berkumpul di kawasan ini. Bukan saja mandi dan bermain air, berbagai aktifitaspun dilakukan disini, seperti hanya sekedar jalan-jalan, ajang cuci mata baik kaum muda, bahkan momen ini diabadikan dengan berselfi ria.

Seperti yang dilakukan Arini dan Dude. Dua sejoli ini menjadikan keramaian kawasan banjir untuk bersantai dan berswafoto.

“Kami hanya jalan-jalan saja. Malas mau ikutan mandi. Kebetulan orang pada ramai kesini jadi pengen jalan-jalan juga, hitung-hitung refreshing berwisata banjir,” sahut Arini, sambil memperhatikan keriuhan warga bermain air.

(shp/beritasampit.co.id)

baca juga ...  Pasien Positif di Kalteng Mengalami Penambahan
Bagikan:
Berita Populer