PALANGKA RAYA – Sungguh malang nasib sebuah keluarga di Desa Anjir RT 03 Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau ini. Bagaimana, tidak kondisi keluarga Bapak Sahran ini sangat memprihatinkan, ia harus berjuang seorang diri untuk mengurus dan menafkahi kedua buah hatinya yang memiliki kekurangan.
Dengan hanya mengandalkan berjualan buah dari hasil kebunnya yang tak seberapa Sahran Justru tak pernah mendapat bantuan dari Pemerintah setempat.
“Saat ini Kondisi salah satu anak saya tidak dapat berdiri, hanya bisa duduk saja dan tersenyum bila disapa tanpa bicara, padahal kalau seumur itu pasti sudah bisa bantu-bantu saya,” ungkap Sahran, Kamis 16 April 2020.
Dirinya juga mengatakan, belum pernah mendapat bantuan apapun, “Padahal saya berharap bisa memperbaiki rumah yang sudah tak layak huni ini tapi jangankan dibantu bedah rumah sekedar beras saja tak saya terima,” ucap Sahran kecewa.
Sementara itu, Ketua Umum LSR LPMT Kalteng Agatisansyah mengatakan, “Ini adalah bentuk ketidak pedulian dari pemerintah setempat yang tidak peka dengan kondisi warga seperti ini,” ujar Gatis.
Dirinya juga menyalurkan bantuan dari Mariani Sabran Anggota DPRD Provinsi Kalteng, berupa Sembako, Kasur dan sejumlah uang kepada Bapak Sahran.
“Alhamdulillah masih ada yang peduli dan beliau (Mariani Sabran) juga memberikan akses serta biaya agar kedua anak Pak Sahran bisa dirawat di Rumah Sakit,” pungkas Gatis.(Aul/beritasampit.co.id).











