PALANGKA RAYA – Pembahasan pembangunan rel kereta api jalur Puruk Cahu, Bangkuang, dan Batanjung antara legislatif dan eksekutif Kalimantan Tengah (Kalteng) beberapa waktu lalu sempat tertunda akibat adanya pendemi Covid-19.
Anggota Komisi IV Bidang Pembangunan dan Infrastruktur, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalteng, Ir Yulilis menjelaskan, bahwa jika memang proyek tersebut bisa dibahas kembali serta bisa terealisasi tahun 2021 ini maka pihaknya sangat mendukung.
“Dengan adanya kereta api yang beroperasi di Kalteng maka akan berdampak positif bagi masyarakat ataupun daerah terkhusus pada sektor perekonomiannya,” ujarnya kepada awak media di Ruangan Dewan, Senin 1 Februari 2021.
Menurut Legislator dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini bahwa, adanya rel kereta api tersebut sangat membantu terutama dalam angkutan, jalur itu juga difungsikan sebagai memudahkan mengangkut hasil Sumber daya Alam (SDA) masyarakat. Kereta api bisa untuk mengangkut penumpang atau sebagai alat transportasi masyarakat Kalteng.
“Jadi yang membuat masyarakat di sana yang kesulitan dalam berkebun, dalam menjual hasil dari pertanian itukan karena angkutan terlalu mahal jadi tidak bisa bersaing dengan daerah lain dengan mudah dalam angkutan, jadi kalau memang itu dilanjutkan saya sangat mendukung,” ungkap Yulilis. (M.Slh/beritasampit.co.id).











