SAMARINDA – Kasus COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur terus mengalami kenaikan dengan adanya penambahan 135 orang terkonfirmasi positif, sementara kasus kesembuhan mengalami penambahan 32 orang.
Juru bicara Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda, Jumat 4 Februari 2022 mengatakan, Balikpapan masih menjadi penyumbang kasus positif terbanyak dengan tambahan 60 orang, disusul Kutai Timur 32 orang, Samarinda 19 orang, Panajam Paser Utara 6 orang, Bontang 6 orang, Kutai Kartanegara 5 orang, Berau 4 orang,Kutai Barat 2 orang dan Paser 1 orang.
“Tambahan kasus terkonfirmasi positif kali ini merupakan kasus tertinggi sepanjang tahun 2022, dengan jumlah lebih dari 100 orang,” kata Andi.
Andi menjelaskan untuk tambahan kasus sembuh terjadi di Samarinda 25 orang, Mahakam Ulu 3 orang, Balikpapan 2 orang, Paser 1 orang dan Kutai Kartanegara 1 orang.
“Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang masih menjalani perawatan di wilayah Kaltim sebanyak 542 orang,” kata Andi.
Andi menegaskan bahwa Balikpapan dan Kutai Timur masih berstatus zona merah COVID-19, sedangkan Kutai Kartanegara, Paser, Bontang dan Samarinda berstatus zona orange, sementara Berau, Kutai Barat, Penajam Paser Utara dan Mahakam Ulu berstatus zona kuning.
Menurut Andi secara akumulasi jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim sebanyak 159.109 kasus, yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 153.110, dan meninggal dunia sebanyak 5.457 kasus.
“Untuk kasus meninggal dunia juga mengalami penambahan satu orang di Kutai Barat,” jelas Andi Muhammad Ishak.
Andi kembali mengingatkan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan dalam upaya meredam penyebaran virus corona selain program vaksinasi.
“Perkembangan kasus COVID-19 di Kaltim terus mengalami kenaikan, masyarakat harus semakin waspada dan untuk sementara waktu hindari bepergian dalam urusan yang tidak penting,” pesan Andi Muhammad Ishak. (Antara/beritasampit.co.id).











