DPRD Minta Pemkot Palangka Raya Gencarkan Promosi Pariwisata

Warga berkunjung di salah satu objek wisata kuliner di Kota Palangka Raya, beberapa waktu lalu. (ANTARA/Rendhik Andika)

PALANGKA RAYA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Sigit Karyawan Yunianto meminta pemerintah kota setempat untuk berinovasi dan meningkatkan pengelolaan serta mendorong promosi destinasi wisata.

“Promosi pariwisata kita harus semakin digencarkan. Apalagi saat ini pemerintah telah melonggarkan kegiatan masyarakat, seiring dengan penurunan kasus COVID-19,” kata Sigit di Palangka Raya, Jumat 27 Mei 2022.

Ia juga meminta pemerintah “Kota Cantik” juga semakin fokus mengelola dan mengembangkan destinasi pariwisata yang bisa menjadi unggulan.

Menurut pria yang juga dikenal dengan panggilan SKY itu, jika pemerintah kota berhasil mengembangkan satu destinasi wisata unggulan, maka destinasi yang lain akan turut terpromosikan.

Oleh karena itu, ia meminta Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak terkait promosi dan pengembangan objek wisata.

BACA JUGA:   DPRD Akan Ajukan Raperda Inisiatif tentang Pendidikan Pancasila dan Kebangsaan

Ia menambahkan seharusnya dinas bisa memaksimalkan keberadaan pihak swasta dalam pengembangan wisata. Misalkan dengan pihak hotel dan agen travel menyediakan paket wisata, termasuk menggandeng investor.

Saat ini, Pemerintah Kota Palangka Raya terus mengembangkan pariwisata berbasis ekowisata sebagai upaya memaksimalkan potensi daerah.

“Pengembangan ini, ada yang dilakukan pemerintah daerah dan ada juga yang melibatkan peran masyarakat,” kata Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.

Beberapa objek wisata berbasis lingkungan yang dikelola masyarakat seperti Nyarumenteng yang merupakan pusat penangkaran orangutan dan Bukit Tangkiling yang menyajikan sensasi berwisata di atas bukit.

BACA JUGA:   DPRD Kota Padang Berkunjung ke Palangka Raya, Ada Apa?

Kemudian, Sei Gohong dan Danum Bahandang yang merupakan objek wisata yang menyajikan pemandangan sungai air hitam dan Manasa Agrowisata yang merupakan sektor wisata berbasis pertanian seperti petik buah.

Selain itu, juga banyak potensi pariwisata lainnya yang berada di wilayah dalam kota seperti wisata kuliner yang menyajikan aneka makanan khas Kota Palangka Raya dan Kalimantan Tengah.

“Saat ini juga semakin banyak bermunculan objek wisata yang dikelola mandiri oleh masyarakat. Kami akan selalu mendukung pengembangan pariwisata yang dilakukan masyarakat,” jelasnya.

Beberapa bentuk dukungan itu seperti mempermudah berbagai jenis perizinan, memberikan pembinaan dan pendampingan operasional objek wisata serta membantu manajemen pengelolaan.

ANTARA