Harga Rotan Mentah di Barsel Turun Drastis

DEDDY/BERITA SAMPIT - Buruh harian saat membersihkan rotan mentah di lokasi pengusaha rotan Desa Baru.

BUNTOK – Harga jual rotan mentah di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) semakin turun drastis, hingga berada di kisaran harga jual sebesar Rp240.000 hingga Rp260.000 per kilogram.

“Hal inipun menjadi keluhkan para petani rotan yang ada di daerah ini yang berimbas terhadap pendapatan mereka,” kata Aspirin (54) salah satu petani rotan Desa Baru Kecamatan Dusun Selatan (Dusel) kepada beritasampit.co.id, Senin 26 Juli 2022.

Dijelaskannya, turunnya harga jual rotan tersebut terjadi sejak enam bulan ini yang tentunya sangat berdampak terhadap petani rotan sebab kisaran harga jual sebasar Rp240.000 hingga Rp260.00 per kilogram tersebut merupakan harga beli dari pengepul.

Karena pihak pengepul juga bergantung pada harga beli dari pihak pembeli dari luar daerah, apabila permintaan rotan meningkat tentunya harga jualnya pun ikut naik dan begitu juga sebaliknya apabila permintaan sepi harga jual pun juga turun.

BACA JUGA:   Golkar Kalteng Siapkan Kader Terbaik untuk Pilkada Serentak 2024

“Yang jelas, kita tidak mengetahui dengan pasti apa penyebab hingga harga jual rotan mentah semakin turun drastis,” ungkap Aspirin.

Sementara itu, salah satu pengusaha di Desa Baru yang enggan namanya disebutkan menuturkan, walaupun dengan kondisi harga jual rotan yang semakin turun dirinya tetap berupaya membeli rotan hasil panen dari petani rotan.

“Mau gimana lagi, kita juga perlu biaya sehari-hari begitu juga sebaliknya para petani rotan pun juga perlu biaya kebutuhan sehari-hari kalau tidak kerja kami semua mau makan apa,” bebernya.

Namun disisi lain, lanjutnya, dirinya juga tidak mungkin membeli rotan dan menampung begitu banyak dengan kondisi seperti saat ini. Pasalnya jika terlalu lama disimpan maka menyebabkan penyusutan yang berimbas kualitas rotan menurun.

“Sehingga harga jual rotan pun nantinya semakin turun sangat drastis dan kita tidak ingin terjadi maka untuk menyikapinya kita membeli seukur permintaan dari pembeli luar daerah,” jelasnya.

BACA JUGA:   Tak Ada Peminat saat Lelang, Bagian Umum Setda Barsel Koordinasikan Pemanfaatan Dua Unit Mobdin

Dengan kondisi harga jual rotan yang semakin turun ini, ia berharap adanya perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat untuk mencari solusi agar harga jual rotan bisa normal kembali.

Apabila harga jual rotan ini semakin turun atau terus berkelanjutan dikhawatirkan sektor rotan akan semakin terpuruk dan imbasnya sangat besar terhadap petani rotan serta pelaku bisnis rotan.

Namun ia tetap berharap, keadaan ini kembali normal kembali sehingga petani rotan bisa mendapatkan penghasilan yang sesuai karena kebutuhan hidup sehari-hari pun semakin meningkat.

“Semua itu tentunya, diiringi dengan adanya perhatian dari Pemda dan DPRD setempat untuk bersama-sama mencari solusi terbaik agar harga jual rotan kembali membaik,” pungkasnya. (Ded/beritasampit.co.id).

(Visited 127 times, 1 visits today)