Banjir Surut, Pengerjaan Jembatan Penghubung antar Desa di Mentaya Hulu Kotim Dilanjutkan

SAMPIT – Setelah sempat dihentikan sementara pekerjaan pembangunan Jembatan Sungai Pulut sebagai salah satu akses penghubung dari Ibukota Kecamatan Mentaya Hulu menuju Desa Bawan dan Tanjung Jariangau, akibat banjir yang menggenang wilayah tersebut kini pengerjaan pembangunan jembatan sepanjang 20 meter dengan lebar 6 meter itu kembali dilanjutkan seiring banjir telah surut.

“Setelah 5 hari pengerjaan jembatan itu dihentikan, Alhamdulillah mulai hari ini sudah bisa melanjutkan lagi pekerjaannya karena tidak tergenang banjir lagi,” kata Camat Mentaya Hulu Asyari, kepada media ini, Senin 19 September 2022.

Asyari optimis, pengerjaan jembatan sungai pulut merupakan proyek kabupaten dengan anggaran sekitar Rp4 miliar lebih tersebut ditargetkan selesai tepat waktu sampai akhir bulan Desember 2022.

“kita sudah koordinasi dengan pengawas lapangannya, apa bila surut pekerjaan dilapangan tidak masalah, asal ada surut sedikit karena pengerjaannya hanya tinggal cor atas, kalau cor bawah sudah,” jelasnya

Ditambahkan, terkait dengan kondisi terbaru banjir di Kecamatan Mentaya Hulu, Asyari menerangkan bahwa banjir seperti di Kelurahan Jualan Kuayan, Desa Bawan, Tanjung Jariangau, Tumbang Sepiri, Pemantang, Tangka Robah, Penda Durian, Baampah, Kawan Batu serta Tangar, sudah surut.

“Semoga hujan diatas sana tidak teras lagi, sehingga banjir tidak lagi menggenang di seluruh wilayah Kecamatan Mentaya Hulu,” pungkasnya. (ilm)

baca juga ...  Ini Lima Prioritas Pembangunan di Kotim yang Tertuang dalam RKPD 2025
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!