Kades Tarusan Danum Sebut Aksi Demo yang Dilakukan Warga Hanya Lawan Politik

KASONGAN – Ayub Pujianto, sebagai Kepala Desa (Kades) Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan angkat bicara soal dirinya diduga melakukan penyimpangan atau melakukan Korupsi Dana Desa.

Kasus ini mencuat, karena adannya aksi Demo dari puluhan warga yang mengatasnamakan sebagai masyarakat Desa Tarusan Danum karena ketidakpuasan terhadap sistem pemerintahan desa yang dipimpin oleh Ayun Pujianto.

Saat dikonfirmasi, Kades Tarusan Danum Ayub Pujianto, menjelaskan terkait Demontrasi oleh masyarakat di halaman kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Katingan dan kantor PMD Katingan, Kamis 13 Oktober 2022 belum lama ini adalah bukan masyarakat desa. Sehingga apa yang terjadi saat ini merupakan hal yang wajar untuk menyampaikan aspirasi, karena setiap masyarakat diminta turut aktif untuk mengawasi jalannya pembangunan di desa-desanya.

“Ujuk Rasa yang dilakukan itu adalah 1 keluarganya saja, bukan atas nama masyarakat Desa. Sebagai juru bicara aksi merupakan lawan politik saya, beliau (Yardi) kalah 4 suara dari saya,” tegas Ayub Pujianto, Kamis 13 Oktober 2022.

Sementara dengan adanya tuduhan yang diduga melakukan penyimpangan dana desa, Ayub Pujianto menegaskan permasalah tersebut sudah ditanggani pihak Inspketorat sekira 3 bulan yang lalu. Hanya saja dari warga yang melakukan aksi unjuk rasa ini tidak mengetahui.

Begitu juga untuk permasalahan program Bantuan Langsung Tunai atau BLT kepada masyarakat di desa terdapat keterlambatan dan tidak lagi menerima. Dirinya mengakui memang terkadang lambat prosesnya.

“Memang lambat pak, karena harus dilakukan musyawarah khusus terlebih dulu untuk mnghindari nama-nama penerima bantuan double atau ganda,” ungkapnya.

Ia mengungapkan proses pelayanan di Pemerintahan Desa Tarusan Danum tetap lancar seperti biasanya dalam melayani para warga, seperti pembagian program BLT kepada warga yang berhak mendapatkannya.

baca juga ...  Satu Suara Bisa Menentukan Arah Pembangunan

“Puji Tuhan pelayanan di desa berjalan dengan baik, bahkan tadi pagi sampai siang tetap dilayani untuk pembagian BLT, bagi yang belum mengambil kemaren,” pungkasnya.

(annas)

Bagikan:
Berita Populer