Dewan Menilai Kalteng Masih Aman dari Resesi Ekonomi

IST/BERITA SAMPIT - Ketua Komisi II DPRD Kalteng Achmad Rasyid saat diwawancara awak media

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Kalteng Achmad Rasyid menilai Kalimantan Tengah masih aman dari resesi ekonomi global tahun 2023.

“Kalteng masih aman dari dampak resesi ekonomi, karena ketahan pangan di Kalteng masih cukup bagus, baik perikanan dan pertanian. Namun demikian memang perlu juga dipersiapkan kalau hal itu terjadi,” ucapnya melalui keterangannya, Jumat 13 Januari 2023.

Ia juga menyarankan, masyarakat dan pemerintah daerah melakukan penghematan, agar bisa bertahan pada kondisi ekononi sesulit apapun.

“Masyarakat juga harus mulai berhemat, selain itu pemerintah juga harus memperkuat sektor ekonomi masyarakat, baik UMKM, pertanian, perkebunan, dan lainya,” ucapnya.

Sementara itu legislator Fraksi PKB DPRD Kalteng, Purman Jaya juga mendorong pemerintah daerah (Pemda) baik itu pemerintah kabupaten maupun kota di wilayah Kalteng supaya tetap fokus untuk melaksanakan program peningkatan ketahanan pangan, baik itu di sektor pertanian, perikanan maupun perkebunan, guna menghadapi wacana resesi ekonomi global tahun 2023.

BACA JUGA:   Dewan Kalteng Ingatkan Pemda Gencarkan Sosialisasi Bahaya AIDS

“Adanya isu dunia terkait ancaman resesi ekonomi global tahun 2023, tentunya perlu dihadapi dengan berbagai kesiapsiagaan, yakni salah satunya melalui cara meningkatkan hasil produksi pangan di sektor pertanian, perikanan maupun perkebunan. Dikatakan, situasi pandemi Covid-19 yang terjadi pada beberapa waktu lalu telah berhasil dilalui bersama,” ujarnya.

Hal itu tetap menjadi suatu pembelajaran beharga, dimana, di saat pandemi Covid-19 melanda, berbagai sektor khususnya sektor ekonomi masyarakat sempat mengalami goncangan atau dampak yang dahsyat.

Kondisi demikian tidak terlalu berpengaruh di wilayah Kalimantan Tengah ini. Pasalnya, pemerintah daerah hingga pemerintah pusat telah menjalankan sejumlah program strategis, khususnya dalam pembangunan di sektor ketahanan pangan, seperti adanya program strategis nasional Food Estate di Kalimantan Tengah.

BACA JUGA:   Pemandangan Umum Fraksi Demokrat DPRD Kalteng tentang Rencana Tata Ruang-Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah

“Ketika menghadapi resesi ekonomi global tahun 2023 ini, program pembangunan di sektor ketahanan pangan hendaknya kedepan tetap menjadi fokus utama dari pemerintah. Kondisi sulit (resesi ekonomi global 2023, red) nanti, menuntut semua pihak untuk melakukan kesiapsiagaan, dengan cara peningkatan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat, melalui sektor perikanan, pertanian maupun perkebunan.

Sehingga, diharapkan pengaruh-pengaruh dari resesi ekonomi global dapat diminimalisir, dan kehidupan masyarakat di Kalimantan Tengah dapat berjalan dengan baik. (Hardi)

(Visited 4 times, 1 visits today)